Kasus Virus Corona Covid-19 Tanpa Gejala di Italia Capai 40 Persen

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 02 Juli 2020 | 20:39 WIB
Kasus Virus Corona Covid-19 Tanpa Gejala di Italia Capai 40 Persen
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Jeremy Hunt, Ketua Komite Select Health, mengatakan pemerintah Inggris telah diberitahu bahwa mereka perlu mempublikasikan banyaknya tes virus corona Covid-19 yang sedang diproses.

Desakan ini muncul karena kekhawatiran mengenai jumlah pasien virus corona Covid-19 tanpa gejala yang berkembang.

Sebuah studi baru yang meneliti pasien virus corona Covid-19 di Italia menemukan bahwa 40 persen dari semua kasus tidak menunjukkan gejala apapun.

Studi ini menunjukkan bahwa kasus-kasus asimptomatik adalah hal penting yang perlu diperhatikan ketika menyangkut penyebaran pandemi virus corona Covid-19.

Penelitian oleh seorang ilmuwan di Universitas Padua Italia dan Imperial College London menemukan bukti bahwa pengujia massal yang dikombinasikan dengan isolasi kasus dan penguncian bisa membantu menghentikan penyebaran virus corona.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Kota Vo Italia dengan populasi hampir 3.200 orang mengalami kematian akibat virus corona Covid-19 pertama di Italia pada Febuari 2020.

Kota itu sempat dikarantina langsung selama 14 hari dan selama waktu ini para peneliti menguji sebagian besar penduduknya.

Para peneliti menguji infeksi pada awal kuncian dengan 86 persen kota dan setelah 2 minggu dengan 72 persen diuji.

Hasil tes mengungkapkan bahwa pada awal kuncian, sebanyak 2,6 persen populasi positif terinfeksi virus corona. Namun, setelah beberapa minggu hanya 1,2 persen yang positif.

baca juga

Hasil peneliti juga menunjukkan bahwa rata-rata membutuhkan 3-9 hari untuk virus dibersihkan dari tubuh seseorang.

Profesor di Padua dan Imperial, Andrea Crisanti, yang ikut memimpin penelitian mengatakan bahwa meskipun penularannya diam dan meluas, tetapi penyakit ini bisa dikendalikan.

"Pengujian terhadap semua warga, apakah mereka memiliki gejala atau tidak, serta menyediakan cara untuk mencegah wabah tidak terkendali," Profesor di Padua dan Imperial, Andrea Crisanti dikutip dari Express.

Ilustrasi penyebaran virus corona. (Shutterstock)
Ilustrasi penyebaran virus corona. (Shutterstock)

Andrea Crisanti mengatakan pendekatan dalam pengujian ini memiliki dampak yang luar biasa pada perjalanan epidemi di Veneto dibandingkan dengan wilayah Italia lainnya.

Pendekatan pengujian ini berfungsi sebagai model untuk menekan penularan dan membatasi beban kesehatan masyarakat, ekonomi dan masyarakat yang substansial dari virus.

Selain mengidentifikasi proporsi kasus tanpa gejala, para peneliti Italia juga menemukan bahwa orang tanpa gejala memiliki viral load yang sama dengan pasien yang memiliki gejala.

Hal itu menunjukkan bahwa penularan asimptomatik dan pra-simptomatik dapat berkontribusi secara signifikan terhadap penyebaran virus corona Covid-19 yang mematikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kadesnya Kena Covid-19, Balai Desa Bekonang Tetap Buka, Tapi...

Kadesnya Kena Covid-19, Balai Desa Bekonang Tetap Buka, Tapi...

Jawa Tengah | Kamis, 02 Juli 2020 | 11:44 WIB

Update Virus Corona Covid-19: Rekor Penambahan Terbanyak, Hampir 200 Ribu!

Update Virus Corona Covid-19: Rekor Penambahan Terbanyak, Hampir 200 Ribu!

Health | Kamis, 02 Juli 2020 | 10:22 WIB

Cegah Penularan Virus Corona, Konsumsi Makanan Ini saat Sarapan Pagi!

Cegah Penularan Virus Corona, Konsumsi Makanan Ini saat Sarapan Pagi!

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 14:35 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×