Apa Bedanya Telur di Amerika dengan Telur di Negara Lain?

Vania Rossa

Rabu, 08 Juli 2020 | 18:36 WIB
Apa Bedanya Telur di Amerika dengan Telur di Negara Lain?
Ilustrasi telur. (Shutterstock)

Ruhlman menunjukkan bahwa warna kuning telur ditentukan oleh apa yang dimakan ayam. Diet berkualitas tinggi tentu akan meningkatkan nutrisi di dalam telur.

Untuk memaksimalkan produksi, sebagian besar produsen menyimpan ayam di dalam kandang yang dilengkapi penerangan selama 24 jam sehari, karena ayam bertelur lebih banyak ketika terkena cahaya yang lebih besar.

Akses ke luar juga mempengaruhi telur. "Ayam saya terus mendapatkan makanan yang beragam," kata Patten, yang meliputi biji-bijian, sayuran hijau, dan apapun yang ditemukan hewan di luar.

"Itu akan membuat telur lebih bergizi," kata Patten. Suplemen vitamin D, misalnya, tentu efeknya akan sangat berbeda dibandingkan jika kita keluar dan terkena sinar matahari.

Sebagai hasil dari praktik ini, telur yang diproduksi secara massal di Amerika pun memiliki warna kuning telur yang lebih pucat daripada yang diproduksi di peternakan yang lebih kecil.

"Kuning telur adalah bagian yang paling bergizi dalam telur," jelas Patten.

Warna cangkang adalah perbedaan lain yang bisa diamati antara telur yang diproduksi secara massal dan telur yang berasal dari peternakan kecil. Kebanyakan orang terbiasa melihat cangkang putih atau coklat di rak-rak supermarket. Telur ayam yang dihasilkan Patten menghasilkan warna pelangi.

Ayam petelur telah dibesarkan secara turun-temurun untuk menghasilkan telur yang banyak. Itulah sebabnya mengapa warna cangkang putih dan coklat mendominasi, kata Patten.

"Anda benar-benar bisa mendapatkan telur yang berubah dari merah muda menjadi hijau zaitun menjadi coklat kecoklatan. Itu hanya ada hubungannya dengan ras,” katanya lagi.

baca juga

Apakah telur di negara-negara Eropa lebih baik?

"Jika diproduksi massal, mungkin sama tidak sehatnya dengan telur yang diproduksi massal di Amerika," kata Ruhlman, yang menjelaskan bahwa perbedaan telur di Amerika Serikat dan, katakanlah, Italia, kemungkinan sangat sedikit.

Namun, "Eropa memiliki akses ke makanan berkualitas lebih tinggi secara umum," katanya. Itu karena skala produksi massal lebih kecil, dan kebanyakan orang memiliki akses lebih besar ke petani kecil.

Lalu, bagaimana cara kita mendapatkan telur yang baik? "Inilah jawabannya: Beli dari peternak lokal," kata Patten.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kocak, Ternyata Begini Cara Ambil Telur Tanpa Harus Takut Dipatuk Ayam

Kocak, Ternyata Begini Cara Ambil Telur Tanpa Harus Takut Dipatuk Ayam

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2020 | 18:22 WIB

Kupas Telur Rebus, Warganet Takut Sekaligus Kaget Saat Lihat Isinya

Kupas Telur Rebus, Warganet Takut Sekaligus Kaget Saat Lihat Isinya

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2020 | 12:20 WIB

Menetas saat Hendak Digoreng, Ending Video Telur Ini Buat Warganet Kesal

Menetas saat Hendak Digoreng, Ending Video Telur Ini Buat Warganet Kesal

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:48 WIB

Terkini

Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777

Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta

Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta

Jakarta | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu

Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:51 WIB

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Bogor | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:24 WIB

×