Gegara Pandemi, Jatah Obat ARV Bagi ODHA Berkurang

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 09 Juli 2020 | 13:27 WIB
Gegara Pandemi, Jatah Obat ARV Bagi ODHA Berkurang
Obat ARV Bagi ODHA. (Shutterstock)

Suara.com - Orang dengan HIV-AIDS atau ODHA harus rutin minum obat seumur hidupnya. Namun, kondisi pandemi Covid-19 menyebabkan para ODHA kesulitan mendapat obat di fasilitas kesehatan.

Kesulitan mengakses obat ARV ini terbanyak terjadi di daerah luar DKI Jakarta.

"Jakarta tidak terlalu banyak masalah muncul. Daerah yang terdampak sekali. Beberapa bulan lalu kita sempat mengalami kekosongan ARV, walaupun sekarang sudah normal. Tapi beberapa kabupaten, seperti Sukabumi, masih sulit," kata Program Officer Jaringan Indonesia Positif Timotius Hadi saat virtual konference BNPB, Kamis (9/7/2020).

Kementerian Kesehatan sebenarnya telah mengizinkan agar ODHA bisa mendapatkan obat untuk tiga bulan sekaligus, agar tidak perlu terlalu sering ke fasilitas kesehatan saat pandemi. Namun hal itu sulit dilakukan di daerah, kata Hadi.

"Mereka perlu berulangkali datang ke puskesmas karena obat dijatah hanya untuk dua minggu. Jadi selama sebulan, dia harus kembali sebanyak dua kali kunjungan. Kalau di Jakarta, enaknya resep bisa untuk dua bulan," paparnya.

Selain itu, menurut Hadi, kesulitan terbesar bagi ODHA karena faktor penghasilan keuangannya terganggu akibat pandemi, sehingga kesulitan untuk bisa pergi ke fasilitas kesehatan. Akibatnya, ODHA juga mengalami ganguan psikologis yang bisa membuat mereka lebih rentan terinfeksi penyakit.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes menyampaikan obat ARV gratis bagi ODHA. Namun begitu, pemberian jatah obat memang tergantung dari ketersediaan di fasyankes daerah tersebut.

Wiendra menyarankan, jika ketersediaan obat kurang, sebaiknya kembali meminta ke Dinas Kesehatan Provinsi atau langsung ke Kemenkes.

"Tapi sistem kita sebenarnya lewat Dinkes Provinsi. Itu kita penuhi semua, apalagi Jawa. Tapi kita pasti cepat mengirim ke daerah luar Jawa, karena Jawa akses lebih gampang dibanding provinsi lain," katanya.

baca juga

Selain itu, Wiendra mengingatkan agar para ODHA mengikuti pemeriksaan viral load yang dilaksanakan Kemenkes hingga September. Menurut Wiendra, pemeriksaan viral load penting bagi ODHA untuk mengukur jumlah virus HIV dalam darah.

"Bulan ini namanya bulan virus. Jadi kita akan lakukan pemeriksaan viral load sebanyak-banyaknya. Datanglah ke layanan yang sudah ditunjuk. Semua ODHA datang untuk diperiksa virusnya. Mulai bulan ini sampai September. Ini kesempatan luar biasa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketahui Gejala, Obat dan Harapan Hidup Anak Terinfeksi HIV

Ketahui Gejala, Obat dan Harapan Hidup Anak Terinfeksi HIV

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 14:37 WIB

Meski Diberi Obat Antiretroviral, Virus HIV Masih Bisa Bersembunyi di Otak

Meski Diberi Obat Antiretroviral, Virus HIV Masih Bisa Bersembunyi di Otak

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 12:39 WIB

Lockdown Virus Corona Bikin Kasus Penularan HIV Menurun di London

Lockdown Virus Corona Bikin Kasus Penularan HIV Menurun di London

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 19:31 WIB

Terkini

Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Berkinerja Baik Versi Anak Muda

Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Berkinerja Baik Versi Anak Muda

Sulsel | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:36 WIB

8 Arti Mimpi Memakai Perhiasan Emas Menurut Primbon Jawa

8 Arti Mimpi Memakai Perhiasan Emas Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:35 WIB

SAFEnet: Serangan Digital pada 2025 Meningkat Tiga Kali Lipat

SAFEnet: Serangan Digital pada 2025 Meningkat Tiga Kali Lipat

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:33 WIB

DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus

DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus

Sumbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:32 WIB

4 Acne Hybrid Sunscreen Proteksi SPF 35 Andalan Cegah Jerawat Makin Parah!

4 Acne Hybrid Sunscreen Proteksi SPF 35 Andalan Cegah Jerawat Makin Parah!

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Tecno Megabook K15S Hadir di Indonesia, Bawa 9 Port dan Baterai 70 Wh

Tecno Megabook K15S Hadir di Indonesia, Bawa 9 Port dan Baterai 70 Wh

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Muda dan Berbahaya, Amar Brkic Bakal Jadi Senjata Baru Borneo FC Samarinda

Muda dan Berbahaya, Amar Brkic Bakal Jadi Senjata Baru Borneo FC Samarinda

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Dari Cuaca Hingga Lagu, Hal Kecil yang Diam-Diam Mengatur Suasana Hati

Dari Cuaca Hingga Lagu, Hal Kecil yang Diam-Diam Mengatur Suasana Hati

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:22 WIB

5 Cara Ampuh Merawat Perabotan Kayu agar Bebas Debu, Tetap Mengilap dan Awet

5 Cara Ampuh Merawat Perabotan Kayu agar Bebas Debu, Tetap Mengilap dan Awet

Sumut | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Apakah Sunscreen yang Tertinggal di Dalam Mobil Panas Masih Aman Dipakai?

Apakah Sunscreen yang Tertinggal di Dalam Mobil Panas Masih Aman Dipakai?

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×