Terkait Tragedi Aktor Glee, Ini Pertolongan Pertama Saat Ada yang Tenggelam

Risna Halidi

Selasa, 14 Juli 2020 | 16:04 WIB
Terkait Tragedi Aktor Glee, Ini Pertolongan Pertama Saat Ada yang Tenggelam
Ilustrasi orang tenggelam. (Shutterstock)

Suara.com - Kematian Naya Rivera merupakan tragedi besar di dunia pertelevisian Amerika Serikat.

Seperti yang diketahui sebelumnya, jasad pemeran serial Glee tersebut telah ditemukan setelah lima hari dinyatakan hilang dan tenggelam di Danau Piru, Los Angeles, Amerika Serikat.

Hingga saat ini, otoritas setempat mengatakan bahwa Naya Rivera meninggal dunia karena tenggelam bukan bunuh diri.

Dikutip dari hellosehat.com, tenggelam merupakan kondisi di mana seseorang menghirup terlalu banyak air ke dalam paru-paru. Tidak perlu di air dengan kedalaman puluhan meter, seseorang juga bisa dinyatakan tenggelam dalam air hanya setinggi tiga atau lima cm.

"Bayi bisa mengalami kejadian ini di dalam wastafel atau bak mandi. Begitu juga dengan anak-anak usia prasekolah di kolam renang. Orang yang memiliki gangguan kejang juga berisiko tenggelam di dalam air. Perisitiwa ini bisa terjadi dengan cepat dan kadang tak diketahui orang lain," tulis Hellosehat.com.

Saat di perairan dalam, seseorang dinyatakan mengalami tenggelam ketika tak lagi menggerakkan kakinya di dalam air. Ini juga yang terkadang membuat orang lain tidak sadar bahwa korban telah tenggelam.

Korban cenderung muncul ke permukaan air dalam keadaan kaku dan mengambang di atas air, bahkan ada pula yang tetap tinggal di dasar air.

Korban kejadian ini sering terlihat seperti mengambang dengan kepala terangguk-angguk dan mulut terbuka lebar. Mereka biasanya masih bisa bernapas tapi dengan napas yang pendek-pendek. Mata mereka cenderung terbuka lebar karena panik.

Lalu, bagaimana pertolongan pertama saat melihat ada orang tenggelam?

baca juga

Pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah memberikan napas buatan dari mulut ke mulut sesegera mungkin. Pemberian napas buatan ini harus dilakukan secepatnya, baik di perahu, di pelampung, atau di bagian air yang dangkal.

Cara ini harus dilanjutkan sampai korban mendapatkan perawatan medis, terutama jika yang menjadi korban adalah anak-anak.

Hal ini lantaran anak-anak membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih, terutama jika tenggelam di air dingin.

Jika ada kemungkinan cedera leher, misalnya jika kejadian ini dialami saat sedang menyelam, pastikan leher tidak membungkuk atau memutar. Jika korban masih di dalam air, bantu ia agar tetap mengapung di permukaan air sampai penyangga leher dipasangkan atau sampai beberapa orang dapat mengangkatnya dari air dan menahan kepalanya.

Muntah sering terjadi karena perut korban kemasukan air yang cukup banyak. Jika korban muntah, miringkan badan atau hadapkan ke bawah. Hal ini dilakukan untuk mencegah air masuk ke paru-paru korban.

Paru-paru biasanya tidak kemasukan air karena terlindungi oleh spasme (kontraksi) pita suara. Hindari tekanan pada perut selama berusaha menyadarkan korban karena ini bisa memicu muntah.

Untuk mencegah agar kejadian tenggelam tidak terjadi, jangan pernah meninggalkan anak yang berusia kurang dari tiga tahun tanpa pengawasan, terutama saat mereka berada di bak mandi atau kolam rendam. Balita bisa tenggelam bahkan dalam air sedalam tiga cm.

Jangan pernah meninggalkan anak tanpa pengawasan saat berada dekat ember besar terutama yang berisi air. Ada kemungkinan mereka terjatuh. Jangan pula meninggalkan anak-anak yang tidak bisa berenang dengan baik tanpa pengawasan.

Selalu awasi anak-anak ketika berada di dekat spa atau kolam air panas. Bukan hanya tenggelam, anak juga bisa berisiko terkena uap panas atau air panas.

Cobalah untuk mengajari anak Anda berenang sebelum usia delapan tahun. Beri tahu anak-anak untuk memeriksa kedalaman air sebelum masuk atau melompat ke kolam. Beri tahu mereka juga untuk tidak melompat ke kolam jika kolam tersebut dangkal.

Ajari anak untuk tidak menahan napas terlalu lama saat berada di bawah air. Ini dapat menyebabkan pingsan di bawah air.

Dalam kasus mendiang Naya Rivera, biasakan berenang bersama teman, jangan berenang sendirian. Penggunaan pelampung saat berenang di danau atau laut sangat disarankan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cover Lagu Terbaik Naya Rivera di Glee

5 Cover Lagu Terbaik Naya Rivera di Glee

Your Say | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:43 WIB

Jasad Naya Rivera Ditemukan Tepat 7 Tahun Pasca Kematian Bintang Glee Lain

Jasad Naya Rivera Ditemukan Tepat 7 Tahun Pasca Kematian Bintang Glee Lain

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:33 WIB

Naya Rivera Kirim Foto Sebelum Tenggelam

Naya Rivera Kirim Foto Sebelum Tenggelam

Entertainment | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:32 WIB

Terkini

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

×