Temuan Peneliti, Silent Spreader Mungkin Penyebab Setengah Kasus Covid-19

Yasinta Rahmawati

Rabu, 15 Juli 2020 | 10:40 WIB
Temuan Peneliti, Silent Spreader Mungkin Penyebab Setengah Kasus Covid-19
Ilustrasi lelaki memakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Berdasarkan pada model yang diterbitkan oleh National Academy of Sciences, bahwa 50 persen kasus Covid-19 dapat menyebar oleh orang-orang yang tidak menunjukkan gejala atau "silent spreader".

Namun temuan "transmisi diam-diam" yang mungkin merupakan setengah dari semua kasus Covid-19 ini memerlukan pengujian lebih lanjut, kata Dr. Ron Elfenbein di CBS News, Senin (13/07/2020).

"Jika memang benar bahwa 50 persen dari penyebaran ini berasal dari asimptomatik atau pre-simptomatik, maka satu-satunya jawaban untuk itu adalah untuk menguji coba semua orang dan hanya memperluas kapasitas pengujian kami sebanyak mungkin," kata Elfenbein, seorang dokter perawatan darurat di Maryland.

Asimptomatik berarti Anda terinfeksi tetapi tidak pernah menunjukkan gejala, sementara presimptomatik berarti Anda tidak terlihat sakit atau merasa sakit, tetapi pada akhirnya akan timbul gejala.

Dalam kedua kasus, Anda dapat menyebarkan virus ke orang lain tanpa menyadarinya.

"Transmisi diam-diam saja dapat mempertahankan wabah bahkan jika semua kasus simptomatik segera diisolasi," catat para penulis penelitian. "Temuan kami menyoroti kebutuhan mendesak untuk meningkatkan pengujian kasus yang diduga tanpa gejala, sebagaimana dicatat dalam pedoman yang direvisi oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit."

Ilustrasi penyebaran virus corona. (Shutterstock)
Ilustrasi penyebaran virus corona. (Shutterstock)

Sementara itu, studi lain oleh para ilmuwan di King's College London menunjukkan bahwa kadar antibodi pada orang yang didiagnosis dengan Covid-19 turun secara signifikan setelah beberapa bulan . Studi ini hanya melihat 90 pasien, tetapi Elfenbein mengatakan "kesimpulan mereka terdengar sangat valid."

Sementara 60% orang dalam penelitian ini memiliki antibodi "kuat" ketika mereka melawan Covid-19, hanya 17% memiliki tingkat potensi yang sama tiga bulan kemudian, para peneliti menemukan.

"Jenis ini membuat lubang dalam" prospek kekebalan kawanan (herd immunity), yaitu ketika sebagian besar populasi kebal terhadap virus, baik karena mereka sudah memilikinya atau telah divaksinasi, kata Elfenbein.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Kasus Covid-19 Tertinggi di Asia

Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Kasus Covid-19 Tertinggi di Asia

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 20:50 WIB

Positif Covid-19, Karyawan RS di DIY Tulari 7 Anggota Keluarga

Positif Covid-19, Karyawan RS di DIY Tulari 7 Anggota Keluarga

Jogja | Senin, 13 Juli 2020 | 18:26 WIB

Studi: Ketahanan Antibodi Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh hanya Sementara

Studi: Ketahanan Antibodi Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh hanya Sementara

Health | Senin, 13 Juli 2020 | 10:46 WIB

Terkini

Ulasan Buku The Alpha Girls Guide: Menjadi Perempuan Cerdas dan Mandiri

Ulasan Buku The Alpha Girls Guide: Menjadi Perempuan Cerdas dan Mandiri

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:30 WIB

Seni dan Hiburan di Tengah Derita Gaza, Ini Alasan Massa Tolak Konser Andrea Bocelli

Seni dan Hiburan di Tengah Derita Gaza, Ini Alasan Massa Tolak Konser Andrea Bocelli

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:24 WIB

Kunjungan Turis Asing ke RI Tembus 12,01 Juta per September 2026, Tertinggi Sejak Covid-19

Kunjungan Turis Asing ke RI Tembus 12,01 Juta per September 2026, Tertinggi Sejak Covid-19

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:23 WIB

Ancaman Stigma Negatif dan Pelanggar HAM Buntut Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo

Ancaman Stigma Negatif dan Pelanggar HAM Buntut Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:20 WIB

Sekadar Hidup Layak Kok Mahal? Menggugat Komersialisasi Kebutuhan Dasar

Sekadar Hidup Layak Kok Mahal? Menggugat Komersialisasi Kebutuhan Dasar

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:20 WIB

Isi Rekaman Pilot sebelum Jet Pribadi Jatuh di Florida

Isi Rekaman Pilot sebelum Jet Pribadi Jatuh di Florida

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:20 WIB

Persib Bandung Kirim Ancaman ke Persija Jakarta, Posisi Puncak Klasemen jadi Bidikan

Persib Bandung Kirim Ancaman ke Persija Jakarta, Posisi Puncak Klasemen jadi Bidikan

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 13:18 WIB

Apakah Mustika Ratu Punya Sunscreen? Segini Harga dan Ulasan Penggunanya

Apakah Mustika Ratu Punya Sunscreen? Segini Harga dan Ulasan Penggunanya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:15 WIB

3 Rekomendasi Sabun Mandi Non-SLS yang Ampuh Jaga Kelembapan Kulit, Bebas Iritasi!

3 Rekomendasi Sabun Mandi Non-SLS yang Ampuh Jaga Kelembapan Kulit, Bebas Iritasi!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:15 WIB

Belajar dari Bungo: Saat Hutan Adat Jadi Benteng Pertahanan Alam

Belajar dari Bungo: Saat Hutan Adat Jadi Benteng Pertahanan Alam

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:15 WIB

×