Hair Stylist Terinfeksi Covid-19, Tapi Tidak Ada Pelanggan yang Tertular

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 15 Juli 2020 | 15:07 WIB
Hair Stylist Terinfeksi Covid-19, Tapi Tidak Ada Pelanggan yang Tertular
Ilustrasi salon. (Unsplash/Aw Creative)

Suara.com - Sebuah peristiwa tidak disangka terjadi di Missouri, di mana dua orang hair stylist atau penata rambut yang terinfeksi Covid-19 sama sekali tidak menularkan penyakitnya ini kepada satupun pelanggannya yang berjumlah 139 orang.

Padahal, hair stylist ini melakukan kontak dekat wajah dengan para pelanggannya saat menata rambut mereka. Sebanyak 139 klien ini sebelumnya ditawarkan tes diagnosis Covid-19 setelah diketahui mereka pernah dilayani oleh dua penata rambut yang terinfeksi.

Mengutip Live Science, Rabu (15/7/2020), kejadian ini dilaporkan dalam jurnal Morbidity and Mortality Weekly Report (MMWR) pada 14 Juli 2020. Dari 139 orang pelanggan, hanya 67 orang yang benar-benar menjalani tes diagnosis dan semuanya dinyatakan negatif.

Selain itu, para pelnggan ini juga menjalani karantina selama 2 minggu, dan tidak ada satupun yang mengalami gejala Covid-19.

Berdasarkan hal itu, departemen kesehatan dan MMWR menyimpulkan tidak ada klien atau rekan kerja yang terjangkit virus corona dari hair stylist yang terinfeksi Covid-19 ini.

Meski dalam laporan mereka yang tidak dites tidak bisa dikesampingkan, karena bisa saja mereka tidak bergejala.

Para penata rambut ini memang bekerja di salon Gread Clip Springfield, di mana salon ini cukup melakukan serangkaian protokol kesehatan yang ketat, seperti pengaturan jadwal kedatangan, serta kursi salon yang diletakkan berjauhan.

Bahkan, sang stylist tetap menjaga jarak 1,8 meter dari klien saat sedang tidak memotong rambut. Salon tersebut juga mengharuskan para hair stylist hingga pelanggan untuk menggunakan masker selama berada di salon.

"Kupikir tidak mungkin memotong rambut saat memakai masker. Tapi stylist itu menyuruhku memegang sebentar tali masker saat memotong rambut di satu sisi kepalaku, begitu juga yang lain. Tidak terlalu sulit ternyata," ujar pelanggan Great Klip dan jurnalis Steve Pokin, yang saat dites Covid-19 dinyatakan negatif.

baca juga

"Ini adalah berita menarik betapa pentingnya masker untuk mencegah COVID-19," terang Clay Goddard, Direktur Departemen Kesehatan kota setempat.

Pejabat kesehatan juga mewawancara 104 dari 139 klien melalui telepon. Sebanyak 98 persen dari mereka mengaku memakai masker saat memotong rambut. Sedangkan hanya 2 persen dari mereka yang sesekali memakai dan melepas maskernya.

Sedangkan jenis masker yang digunakan klien bervariasi, mayoritas menggunakan masker kain hingga masker bedah, dan hanya beberapa yang memakai N95.

"Hasil ini menunjukkan penggunaan masker di tempat umum, khususnya ketika pembatasan jarak fisik tidak memungkinkan, bisa mengurangi penyebaran SARS-CoV-2," jelas laporan MMWR menyimpulkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspadai Kerusakan Otak Akibat Covid-19

Waspadai Kerusakan Otak Akibat Covid-19

Tekno | Kamis, 09 Juli 2020 | 08:30 WIB

Studi: Anak-anak dengan Covid-19 Bisa Alami Gejala Neurologis

Studi: Anak-anak dengan Covid-19 Bisa Alami Gejala Neurologis

Health | Sabtu, 04 Juli 2020 | 14:48 WIB

Ini Protokol Kesehatan untuk Salon dan Barbershop Sesuai Anjuran Kemenkes

Ini Protokol Kesehatan untuk Salon dan Barbershop Sesuai Anjuran Kemenkes

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 12:58 WIB

Terkini

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:37 WIB

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

×