Studi: Anak-anak dengan Covid-19 Bisa Alami Gejala Neurologis

Sabtu, 04 Juli 2020 | 14:48 WIB
Studi: Anak-anak dengan Covid-19 Bisa Alami Gejala Neurologis
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Anak-anak terinfeksi Covid-19 bisa mengembangkan gejala neurologis yang melibatkan sistem saraf pusat dan perifer, serta perubahan splenial pada pencitraan. Hal tersebut dilaporkan secara online dalam JAMA Neurology pada 1 Juli 2020 lalu. 

Omar Abdel-Mannan, M.D., dari Great Ormond Street Hospital for Children di London, dan rekannya melaporkan manifestasi neurologis anak-anak dengan Covid-19 dalam serangkaian kasus yang melibatkan pasien yang berusia kurang dari 18 tahun. 

Data yang dimasukkan adalah 27 pasien dengan sindrom inflamasi multisistem pediatrik Covid-19. Sindrom ini memang telah dikaitkan dengan infeksi virus corona pada anak yang disebut mirip dengan sindrom langka, yakni kawaki. 

Para peneliti menemukan bahwa empat dari julah keseluruhan pasien, yakni 14,8 persen yang sebelumnya sehat mulai mengembangkan gejala neurologis onset baru. Kebanyakan dari pasien ini mengalami ensefalopati, sakit kepala, tanda batang otak dan serebelar, kelemahan otot, dan berkurangnya refleks. 

Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien covid-19 . (Shutterstock)

Keempatnya membutuhkan unit perawatan intensif. Pada keempat pasien, ada perubahan sinyal splenium terlihat pada pencitraan resonansi magnetik otak.  

Mereka juga mengalami perubahan miopatik dan neuropatik ringan terlihat pada ketiga pasien yang menjalani studi konduksi saraf dan elektromiografi. 

Semua pasian anak-anak mengalami penyembuhan neurologis dengan dua pasien baru mengalami pemulihan lengkap pada akhir penelitian.

Dengan penelitian ini, para peneliti menyarankan bahwa dokter harus muai menambahakan Covid-19 sebagai salah satu diagnosis ketika anak-anak datang gejala neurolos/  

"Dokter harus menambahkan SARS-CoV-2 (segai kemungkinan diagnisis) pada diagnosis diferensial mereka untuk anak-anak yang mengalami gejala neurologis baru," catat para penulis.

Baca Juga: Masa Pagebluk Corona, Anak-anak dan Lansia Dilarang ke Pesta Pernikahan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI