Dua Mutasi Virus Corona Bisa Menyerang Sekaligus, Tingkatkan Kematian?

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 18 Juli 2020 | 11:09 WIB
Dua Mutasi Virus Corona Bisa Menyerang Sekaligus, Tingkatkan Kematian?
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Lebih dari satu mutasi virus corona penyebab Covid-19 dapat menginfeksi orang di masyarakat secara sekaligus. Kombinasi mutasi yang menginfeksi ini disebut bisa meningkatkan jumlah kematian.

Dilansir dari South China Morning Post, para peneliti dari sekolah kesehatan masyarakat University of California Berkeley (UC Berkeley) mengatakan variasi patogen yang beredar di Eropa dan Amerika Serikat dapat menyebabkan infeksi serial pada beberapa orang.

Infeksi ini juga dikhawatirkan dapat membingungkan sistem kekebalan tubuh dan memicu reaksi berlebihan atau bahkan kematian.

"Jika satu strain masih sangat lazim, situasinya harus dipantau dengan ketat, terutama untuk kejadian penyakit yang parah, dan jarak sosial harus tetap dipertahankan untuk memastikan strain kedua tidak diperkenalkan ke tubuh," kata Lee Riley, profesor dan ketua divisi penyakit menular dan vaksinologi  UC Berkeley dan penulis utama studi ini.

Temuan tim yang belum ditinjau oleh sejawat, diposting di layanan pracetak medRxiv.org pada hari Rabu (15/7/2020).

Studi sebelumnya menemukan bahwa Sars-CoV-2 (virus corona penyebab Covid-19) menyebar dari orang ke orang. Virus ini muncul dengan mutasi penting yang disebut D614G. 

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Mutasi ini dapat meningkatkan stabilitas fisik protein lonjakannya dan membuatnya lebih menular.

Mutasi D614G jarang terjadi di China, terhitung 2 persen dari semua sampel yang diurutkan sejauh ini, termasuk kasus yang terkait dengan wisatawan luar negeri. 

Tetapi pada awal bulan ini, lebih dari 70 persen sampel dalam basis data global memiliki variasi ini.

Strain D614G telah berevolusi lebih lanjut menjadi dua subkelompok utama, satu dengan satu mutasi tambahan (C14408T) dan yang lainnya dengan dua bentu mutasi (C14408T, G2556T).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat Mutasi, Ahli Sebut Satu Pasien Covid-19 Bisa Menulari Empat Orang!

Akibat Mutasi, Ahli Sebut Satu Pasien Covid-19 Bisa Menulari Empat Orang!

Health | Senin, 13 Juli 2020 | 09:39 WIB

Studi: Mutasi Virus Corona Lebih Menular, Tapi Tidak Bikin Sakit Parah

Studi: Mutasi Virus Corona Lebih Menular, Tapi Tidak Bikin Sakit Parah

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 14:05 WIB

Mutasi Virus Corona Paling Dominan, Sekarang 3 hingga 9 Kali Lebih Menular!

Mutasi Virus Corona Paling Dominan, Sekarang 3 hingga 9 Kali Lebih Menular!

Health | Jum'at, 03 Juli 2020 | 13:07 WIB

Terkini

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB