Update Covid-19 Global: 5 Negara dengan Angka Kematian Tertinggi

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 18 Juli 2020 | 11:18 WIB
Update Covid-19 Global: 5 Negara dengan Angka Kematian Tertinggi
Ilustrasi Virus Corona. [Shutterstock]

Suara.com - Pandemi Covid-19 masih terus berlangsung, dan vaksin belum juga ditemukan. Jumlah kasus positif dan angka kematian masih terus meningkat. Update Covid-19 global hari ini, seperti dikutip dari Worldometers, Sabtu (18/7/2020) pukul 08.00 WIB, tercatat 4.174.379 orang yang terinfeksi Covid-19.

Sebanyak 598.419 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 8.417.925 orang sudah dinyatakan sembuh. Dibanding awal pandemi, angka kematian saat ini memang cenderung menurun. Tapi tetap saja di beberapa negara masih terjadi kematian di atas 1000 orang per hari.

Berikut 5 negara dengan kematian tertinggi akibat Covid-19 dan hingga kini masih bertambah.

1. Amerika Serikat

Setelah menjalankan lebih dari 45 juta tes, Amerika Serikat memiliki kasus Covid-19 terbanyak, yaitu 3.764.978 kasus, dengan temuan kasus baru per hari sebanyak 69.953 orang terinfeksi.

Begitu juga dengan angka kematian. Amerika juga mencatatkan sebagai negara dengan kasus kematian terbanyak dunia, yaitu 141.949 orang meninggal dunia, dengan 831 orang meninggal dunia per hari.

2. Brasil

Pemilik kasus terbanyak kedua dunia adalah Brasil, yaitu tercatat 2.048.697 orang terinfeksi Covid-19. Brasil juga tercatat sebagai negara dengan kematian terbanyak kedua dunia, yaitu 77.932 orang.

Peningkatan angka kematian Brasil ini masih menjadi sorotan, pasalnya dalam sehari konsisten berada di atas 1000 korban jiwa. Per hari ini saja bertambah 1.110 orang meninggal dunia.

3. Inggris

Meski negara yang disebut-sebut sebagai pemilik vaksin Covid-19 paling potensial buatan Oxford University dan perusahaan farmasi AstraZeneca, kasus kematian di Inggris jadi sorotan. Tercatat sudah ada 45.233 korban meninggal dunia.

Tidak seperti Amerika dan Brasil dengan temuan kasus fantastis, temuan di Inggris hanya ada 293.239 kasus.

4. Meksiko

Senasib dengan Inggris, Meksiko juga baru menemukan 324.041 kasus positif, tetapi jumlah yang meninggal dunia sudah sebanyak 37.574 orang. Peningkatan kasus meninggal dunia sehari bisa mencapai 668 korban jiwa.

Di sisi lain, di Meksiko, lebih dari setengah kasus Covid-19 sudah sembuh, yaitu sebanyak 203.464 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Jumat, 17 Juli 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Jumat, 17 Juli 2020

Video | Jum'at, 17 Juli 2020 | 15:29 WIB

Ikut Acuan WHO Jadi Dasar Menkes Terawan Ubah Istilah ODP, PDP dan OTG

Ikut Acuan WHO Jadi Dasar Menkes Terawan Ubah Istilah ODP, PDP dan OTG

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 00:00 WIB

Ngeri... Kematian Akibat Covid-19 Meningkat 100 Persen di 31 Wilayah Ini

Ngeri... Kematian Akibat Covid-19 Meningkat 100 Persen di 31 Wilayah Ini

Tekno | Senin, 13 Juli 2020 | 06:45 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB