Perbedaan Olahraga Aerobik dan Anaerobik Serta Manfaatnya Bagi Kesehatan

Minggu, 19 Juli 2020 | 12:34 WIB
Perbedaan Olahraga Aerobik dan Anaerobik Serta Manfaatnya Bagi Kesehatan
Warga berolahraga menggunakan sepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (7/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Bersepeda jadi olahraga yang digandrungi masyarakat sejak aturan Adaptasi Kebiasaan Baru atau new normal diberlakukan.

Meski selintas bersepeda terlihat olahraga yang mudah, namun manfaatnya juga sangat banyak bagi kesehatan tubuh. 

Namun yang seringkali luput adalah masyarakat yang merasa hanya akan bersepeda di sekitar rumah hingga mengabaikan kelengkapan pelindung diri. 

"Sebelum bersepeda keluar rumah, kita harus senantiasa melengkapi tubuh dengan kelengkapan seperti, pelindung kepala atau helm, masker yang sesuai, pelindung untuk mata, siku dan lutut, pakaian yang sesuai untuk bersepeda, kaos kaki juga sepatu bersepeda," kata dokter spesialis Kedokteran Olahraga dr. Michael Triangto, Sp.KO dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Minggu (19/7/2020).

Michael menambahkan, penting juga untuk membawa minum dan disinfektan sendiri sebagai bagian upaya pencegahan Covid-19.

Perlu diperhatikan juga tinggi sadel yang tepat agar tidak mengalami gangguan pada daerah sendi lutut. 

Beresepeda di tengah wabah pandemi, menurutnya, harus ditentukan terlebih dahulu tujuan dari kegiatan tersebut.

"Misalnya jika diperuntukkan bagi kesehatan tentunya harus mencapai gol dimana tingkat kesehatan pelakunya harus menjadi lebih baik dari pada sebelum memulai olahraga bersepeda," katanya. 

Ia menjelaskan bahwa olahraga bersepeda juga harus memiliki program latihan yang jelas dengan memiliki FITT yaitu, frekuensi latihan, intensitas, lama latihan dan jenis latihan. Michael menganjurkan sebaiknya lama olahraga cukup 150 menit dalam satu minggu. 

Baca Juga: Selain Olahraga Aerobik, Olahraga Anaerobik Juga Penting Dilakukan

Di sisi lain, jenis olahraga juga dibagi menjadi aerobik dan anaerobik. Bersepeda sendiri termasuk dalam jenis olahraga aerobik.

Sehingga bersepeda baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan dapat membantu mengatasi penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus, gangguan lemak tubuh, dan asma.

Asalkan dilakukan dalam program yang benar juga sesuai dengan kondisi kesehatan dan kemampuan saat itu. 

Meski begitu, Michael juga mengingatkan pentingnya olahraga anaerobik. Olahraga anaerobik bermanfaat untuk mempertahankan dan meningkatkan kebugaran tubuh akan mampu melakukan aktivitas fisik yang lebih berat tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. 

Michael menjelaskan bahwa olahraga anaerobik bertujuan untuk melatih otot yang disesuaikan dengan kemampuan tubuh, artinya tidak boleh dilatih secara berlebihan. 

"Latihan otot-otot itu sendiri akan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan bersepeda kita dan juga tentunya berguna juga  bagi kehidupan kita sehari-hari," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI