Dampak Kesehatan di Bahan Kimia Sintetis Berlipat Ganda dalam 5 Tahun

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Kamis, 23 Juli 2020 | 12:22 WIB
Dampak Kesehatan di Bahan Kimia Sintetis Berlipat Ganda dalam 5 Tahun
Ilustrasi lelaki minum dari botol plastik (Shutterstock)

Suara.com - Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa bahan kimia sintetis dapat membahayakan kesehatan kita semua. Bahkan, dampaknya berlipat ganda dalam lima tahun terakhir, yang berkaitan dengan senyawa kimia penganggu endokrin (EDC).

Diketahui bahwa plastik, pestisida, penahan api, dan barang dagangan lainnya, mengandung senyawa kimia penganggu endokrin atau zat kimia yang menganggu hormon reproduksi.

"Ini masalah global. Ini adalah bahan kimia yang digunakan dalam produk konsumen di seluruh dunia," kata Dr. Leonardo Trasande, kepala pediatri lingkungan di NYU Langone.

Dalam ulasan baru yang terbit pada Selasa (21/7/2020) dalam jurnal The Lancet Diabetes and Endocrinology, daftar studi baru-baru ini telah menghubungkan bahan kimia penganggu endokrin dengan kenaikan berat badan pada wanita dan sindrom ovarium polikistik, penyebab infertilitas.

Zat kimia ini juga berperan dalam kerusakan semen dan kanker prostat pada pria, bersama dengan sejumlah masalah kesehatan lainnya.

Ilustrasi petani menyemprotkan pestisida. (Pixabay/wuzefe)
Ilustrasi petani menyemprotkan pestisida. (Pixabay/wuzefe)

Pada Januari, Trasande dan rekannya melakukan studi tentang paparan peptisida, metil merkuri dalam ikan dan penahan api yang disebut polybrominated diphenyl ether (PBDE) terhadap janin di kandungan.

Mereka menemukan penahan api PBDE merupakan pemicu terbesar untuk kecacatan intelektual pada anak-anak.

Banyaknya bukti selama lima tahun terakhir membuktikan bahwa bahan kimia penganggu endokrin sangat berbahaya.

"Masalah ilmiah ini telah matang, mengumpulkan bukti ilmiah yang substansial dan konsisten, dan berulang kali menunjukkan bahwa 'bahan kimia yang menjadi perhatian' dan penggantiannya memiliki banyak, jika tidak, efek yang sama pada kesehatan manusia," kata Trasande, dilansir CNN.

baca juga

"Itulah sebabnya kami memanggil badan internasional untuk melakukan penelitian dalam gangguan endokrin," tambah Trasande, menyatakan bahwa itu dapat dimodelkan untuk Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (International Agency for Research on Cancer).

Ilustrasi air minum dengan botol plastik sekali pakai. (Pixabay/PublicDomainPictures)
Ilustrasi air minum dengan botol plastik. (Pixabay/PublicDomainPictures)

American Chemistry Council, yang mewakili industri kimia, plastik, dan klorin di Amerika Serikat, mengatakan istilah 'pengganggu endokrin' banyak disalahgunakan.

"Agar tetap di bawah kisaran paparan yang ditentukan agar aman, konsumen harus membaca label produk dengan cermat dan mengikuti arahan dengan seksama," kata mereka dalam sebuah pernyataan.

"Beberapa paparan tidak akan menghasilkan dampak sama sekali, sementara yang lain mungkin menimbulkan dampak sementara yang secara alami tubuh dapat menyesuaikan dan mempertahankan fungsi normalnya. Fokus utama harus pada pencegahan paparan berlebihan sehingga potensi risiko kesehatan dapat dihindari," tandas mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Limbah Plastik: Eksternalitas Negatif dari Kegiatan Konsumsi

Limbah Plastik: Eksternalitas Negatif dari Kegiatan Konsumsi

Your Say | Rabu, 22 Juli 2020 | 14:45 WIB

Jangan Buang Botol Plastik! Ubah Jadi Pot Tanaman, Yuk!

Jangan Buang Botol Plastik! Ubah Jadi Pot Tanaman, Yuk!

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2020 | 20:22 WIB

Segel Plastik Bening pada Botol Minuman Ternyata Berisiko bagi Kesehatan

Segel Plastik Bening pada Botol Minuman Ternyata Berisiko bagi Kesehatan

Health | Rabu, 15 Juli 2020 | 14:20 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×