Awas! Penularan Virus Corona Covid-19 di Rumah Lebih Tinggi

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 28 Juli 2020 | 14:01 WIB
Awas! Penularan Virus Corona Covid-19 di Rumah Lebih Tinggi
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Saat ini, semua orang sedang berusaha menjalani cara hidup baru dengan memakai masker saat menggunakan transportasi umum dan ruang publik lainnya untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

Tetapi, sebuah penelitian baru telah berusaha mencari tahu tempat yang lebih berisiko menularkan dan menyebarkan virus corona Covid-19.

Dalam sebuah penelitian terhadap 65 ribu orang oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), para ilmuwan menemukan bahwa penularan virus corona dari kontak non-rumah tangga kurang dari 2 persen. Sedangkan, 12 persen kasus berasal dari kontak rumah tangga.

Studi ini pun menggali lebih dalam ke pasien indeks yang telah dites positif dan melakukan kontak dengan mereka.

Tingkat infeksi virus dalam rumah tangga terbukti lebih tinggi ketika kasus-kasus pertama yang dikonfirmasi adalah remaja atau mereka yang berusia di atas 60 tahun.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

"Hal ini bisa terjadi karena kelompok ini lebih sering berhubungan dekat dengan anggota keluarga, karena kelompok ini lebih membutuhkan perlindungan dan dukungan," kata Direktur CDC Korea, Jeong Eun-kyeong dikutip dari Express.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa perumahan memiliki pengaruh kuat pada transmisi virus corona Covid-19 yang lebih tinggi dan menyebar melalui kontak fisik serta tetesan udara.

Studi lain oleh para peneliti di Columbia University Irving Medical Center di New York juga menunjukkan bahwa perumahan berkontribusi terhadap risiko penularan virus corona Covid-19 lebih tinggi.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa status sosial ekonomi lingkungan dan kepadatan rumah tangga sangat terkait dengan risiko infeksi virus corona," kata Asisten Profesor bidang kebidanan dan ginekologi di Columbia University Vagelos College of Physicians and Surgeons.

Pada anak-anak sendiri, penelitian menunjukkan bahwa mereka cenderung menjadi pembawa virus tanpa gejala dibandingkan orang dewasa. Kondisi inilah yang membuat virus corona pada anak-anak lebih sulit diidentifikasi.

Profesor Chris Whitty, Kepala petugas medis pun memperingatkan potensi kebangkitan virus selama berbulan-bulan di musim dingin mendatang. Ia memperingatkan bahwa masalah gelombang virus berikutnya bisa lebih serius dan parah.

"Vaksin mungkin akan terbatas pada orang yang paling berisiko. Kita tahu kalau risiko kematian akibat penyakit ini berubah seiring bertambahnya usia. Sehingga manfaat dan risiko vaksin cenderung akan berbeda berdasarkan usia," jelas Profesor Jonathan Van-Tam, wakil kepala petugas medis.

Cara melindungi diri dari virus corona Covid-19 di dalam rumah, antara lain:

1. Pastikan ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik
2. Hindari kunjungan oleh orang-orang yang berisiko lebih tinggi menderita penyakit parah
3. Isolasi orang yang sedang sakit di ruangan tersendiri
4. Bersihkan semua piring, gelas atau peralatan apapun yang digunakan orang sakit menggunakan sarung tangan pelindung
5. Cuci tangan pakai sabun dan air secara teratur
6. Jangan berbagi piring, gelas, handuk dan peralatan pribadi lainnya dengan orang sakit

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Ungkap Pengaruh Tetap di Rumah terhadap Penyebaran Covid-19

Studi Ungkap Pengaruh Tetap di Rumah terhadap Penyebaran Covid-19

Tekno | Selasa, 28 Juli 2020 | 12:30 WIB

Balita di Pesanggrahan Diculik saat Main, Begini Kronologi Versi Ibu Korban

Balita di Pesanggrahan Diculik saat Main, Begini Kronologi Versi Ibu Korban

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 11:30 WIB

Pasien Covid-19 Bisa Kehilangan Indra Penciuman dan Rasa, Ini Sebabnya!

Pasien Covid-19 Bisa Kehilangan Indra Penciuman dan Rasa, Ini Sebabnya!

Health | Selasa, 28 Juli 2020 | 11:04 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB