Wajib Tahu, Ini Manfaat Probiotik Untuk Anak Pada 1000 Hari Pertama

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 30 Juli 2020 | 13:15 WIB
Wajib Tahu, Ini Manfaat Probiotik Untuk Anak Pada 1000 Hari Pertama
Ilustrasi bayi yang baru lahir (Foto: shutterstock)

Suara.com - Tubuh manusia sangat membutuhkan bakteri baik atau probiotik terutama bagi bayi di bawah usia 1000 hari pertamanya. Asupan probiotik bisa membantu tumbuh kembang otak anak saat usia emasnya, sehingga tentu akan mempengaruhi tingkat kecerdasannya. 

Sebab asupan probiotik yang lebih rendah daripada bakteri jahat akan menjadi gangguan penyerapan di usus. Kemudian berakibat sel imun tidak terbentuk dan tentu mengakibatkan gangguan imunitas. 

Ilustrasi ibu menyusui. (pexels)
Ilustrasi ibu menyusui. (pexels)

"Akibat gangguan imunitas, nutrisi tidak akan  mampu diserap usus. Sehingga nutrisi tidak sampai ke otak," jelas medical executive Kalbe Farma dr. Lupita Wijaya dalam  webinar 'Peran Probiotik di 1000 Hari Pertama Kehidupan', Kamis (30/7/2020).

Lupita melanjutkan, jika otak kekurangan nutrisi dari darah maka tidak mampu mengembangkan kerja kognitif. Apabila hal itu terus dialami berkepanjangan selama 1000 hari pertama usia anak maka akan berakhir dengan gangguan kognitif. 

"Dampak pada tiga tahun pertama anak bisa mengalami gangguan pencernaan seperti diare, sembelit, malnutrisi, gangguan imunitas hingga anak mengalami gangguan kecerdasan," ujarnya.

Lupita menjelaskan, bayi yang lahir secara normal memiliki kandungan probiotik di dalam usus sebanyak 21 persen. Jumlah itu akan meningkat hingga 60 persen saat bayi berusia satu bulan dan usus didominasi oleh probiotik bifidobacterium.

Air susu ibu menjadi sumber probiotik terbaik untuk bayi, terutama selama enam bulan pertama. 

Sehingga, Lupita menyampaikan, kalaupun anak lahir secara sesar tetapi jika mendapatkan ASI ekslusif yang cukup selama enam bulan, kandungan probiotiknya akan tetap optimal. Jumlah probiotik bifidobacterium itu akan mencapai 100 persen saat anak telah berusia tiga tahun. 

"Kita penting mendorong pemberian ASI karena mengandung bifidobacterium. Sehingga akan mendukung status kesehatan tubuh bayi mulai dari daya tahan tubuh, risiko alergi yang bisa ditekan, tumbuh kembang bisa optimal serta risiko gangguan pencernaan juga rendah," jelasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Dianggap Sama, Ini Beda  Probiotik dan Prebiotik Serta Manfaatnya

Sering Dianggap Sama, Ini Beda Probiotik dan Prebiotik Serta Manfaatnya

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 06:10 WIB

Studi: Probiotik Bisa Membantu Orang dengan Depresi dan Kecemasan

Studi: Probiotik Bisa Membantu Orang dengan Depresi dan Kecemasan

Health | Selasa, 07 Juli 2020 | 15:12 WIB

Kerap Dianggap Bakteri Baik, Ternyata Probiotik Tak Beri Manfaat Signifikan

Kerap Dianggap Bakteri Baik, Ternyata Probiotik Tak Beri Manfaat Signifikan

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 09:51 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB