Siap-siap, Vaksin Virus Corona Buatan Rusia Tersedia Dua Minggu Lagi

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 30 Juli 2020 | 17:50 WIB
Siap-siap, Vaksin Virus Corona Buatan Rusia Tersedia Dua Minggu Lagi
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Suara.com - Ketika perlombaan mencari vaksin virus corona semakin meningkat, Rusia berencana untuk meluncurkan vaksin coronavirus pertama di dunia.

Bahkan, dilansir dari Times of India, sebuah laporan mengatakan vaksin tersebut akan tersedia untuk umum dalam waktu dua minggu, meskipun ada masalah keamanan dan kemanjurannya.

Vaksin berbasis vektor adenoviral saat ini dalam uji coba fase 2. Vaksin ini sedang dikembangkan oleh peneliti militer dan pemerintah Rusia.

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

Para pejabat Rusia berharap mendapatkan persetujuan untuk vaksin Covid-19 19 yang dikembangkan oleh Gamaleya Institute yang berbasis di Moskow pada 10 Agustus atau bahkan sebelumnya.

Vaksin ini akan tersedia untuk penggunaan umum dan petugas kesehatan garis depan akan menerimanya terlebih dahulu. Namun, karena Rusia belum merilis data ilmiah tentang jejak vaksin coronavirusnya, pertanyaan tentang keamanan dan kemanjuran tetap ada.

Vaksin sekarang dalam uji coba fase II, sementara pengembang berencana untuk meluncurkan uji coba fase 3 sekitar 3 Agustus. Pejabat kesehatan khawatir tentang keamanan vaksin karena pengujian manusia belum lengkap dan pendaftaran negara akan dimulai pada 3 Agustus.

Sebelumnya, Rusia disebut menjadi salah satu negara terdepan dalam pengembangan vaksin Covid-19. Dilansir ANTARA, Rusia sudah memasuki fase kedua uji klinis vaksin Covid-19 pada manusia.

Institut virologi kelolaan pemerintah Rusia mulai melakukan uji klinis pada manusia calon vaksin COVID-19 kedua, dengan menyuntikkan dosis pertama pada lima relawan, Senin (27/7).

Menurut laporan itu, tiap individu merasa baik-baik saja.

baca juga

Relawan berikutnya dalam uji coba yang dilakukan oleh institut virologi Vector di Siberia akan menerima suntikan pada 30 Juli, tulis kantor berita RIA, yang mengutip lembaga pengawas keamanan konsumen Rospotrebnadzor.

Daftar semua uji klinis milik pemerintah menunjukkan bahwa institut, yang diawasi oleh Rospotrebnadzor, itu sedang menguji vaksin peptida menggunakan platform yang pertama kali dikembangkan untuk Ebola.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Asing: Setiap 1 Menit Ada 1 Orang AS Meninggal Dunia Karena Covid-19

Media Asing: Setiap 1 Menit Ada 1 Orang AS Meninggal Dunia Karena Covid-19

Health | Kamis, 30 Juli 2020 | 14:24 WIB

Parah, Puluhan Ilmuwan Bikin Vaksin Covid-19 Eksperimental secara Ilegal!

Parah, Puluhan Ilmuwan Bikin Vaksin Covid-19 Eksperimental secara Ilegal!

Health | Kamis, 30 Juli 2020 | 14:26 WIB

Rusia Mulai Fase Kedua Uji Klinis Vaksin Covid-19 Pada Manusia

Rusia Mulai Fase Kedua Uji Klinis Vaksin Covid-19 Pada Manusia

Health | Rabu, 29 Juli 2020 | 15:33 WIB

Terkini

Sudah Dibuka Hari Ini! Jadwal Pendaftaran Upacara di Istana 2026, Cek Link Resmi dan Cara Daftarnya

Sudah Dibuka Hari Ini! Jadwal Pendaftaran Upacara di Istana 2026, Cek Link Resmi dan Cara Daftarnya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:03 WIB

Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?

Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?

Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:56 WIB

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:51 WIB

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:47 WIB

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

×