Kasihan, Bayi Ini Hidup dengan Usus dan Hati di Luar Perutnya

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 10 Agustus 2020 | 10:33 WIB
Kasihan, Bayi Ini Hidup dengan Usus dan Hati di Luar Perutnya
Ilustrasi bayi. [Antara]

Suara.com - Si bayi yang diberi nama Laurel, lahir dari pasangan Kelly dan Sean Phizacklea. Laurel didiagnosis mengalami exomphalos mayor, suatu kondisi yang terjadi ketika lahir tanpa dinding perut karena tidak terbentuk selama kehamilan.

Kondisi itu diketahui orangtua Laurel saat menjalani USG diusia kehamilan 12 minggu. Saat itu dokter sempat memberi saran agar kehamilan Kelly diakhiri.

Tetapi pasangan dari Chambridge, Amerika Serikat tersebut memutuskan untuk melanjutkan kehamilan dan secara ajaib, Laurel mampu melampaui peluang hidup yang awalnya dianggap hampir tidak ada. Kini, sebagian organ tubuh Laurel masih berada di luar.

Bayi Laurel (Twitter/Kelly Phizacklea)
Bayi Laurel (Twitter/Kelly Phizacklea)

Dalam dunia medis, bayi yang lahir dengan kondisi seperti ini biasanya akan menjalani prosedur operasi untuk mengembalikan organ tubuhnya kembali dimasukkan tepat setelah lahir.

Tetapi karena ukuran exomphalos Laurel yang luar biasa besar, dokter tidak dapat melakukannya sampai anak perempuan itu diperkirakan menginjak usia tiga tahun.

Laurel harus hidup dengan benjolan yang menonjol dari perut dan dibalut oleh orangtuanya dengan perban untuk menopang organ luarnya. Kini kulit telah terbentuk di sekitar organ luar itu.

Laurel dapat makan, minum, dan pergi ke toilet seperti balita normal lainnya. Tetapi orangtuanya harus memberikan perhatian ekstra serta mengawasinya takut-takut terjadi cidera pada exomphalos dan malah semakin tidak dapat diperbaiki.

"Saya tidak tahu bagaimana kami tetap positif selama kehamilan. Kelihatannya dia tidak akan selamat dari kelahiran, tetapi Sean dan saya tidak pernah putus asa dan Laurel telah membuat kami sangat bangga," kata Kelly dikutip dari Metro.

Mengandung Laurel sejak Oktober 2017 lalu, Kelly mengaku dirinya sempat tak percaya dengan kondisi bayi yang saat itu masih di dalam perut.

baca juga

"Kami tidak percaya apa yang kami dengar ketika mereka menawarkan aborsi. Orang-orang yang terus berkata, 'tidak apa-apa, kamu dapat mencoba lagi'. Tetapi saya tidak menginginkan bayi lagi. Saya sangat mencintai bayi ini dan kami tahu kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk dia, "ucap Kelly.

Akhirnya, Kelly harus menjalani tes setiap dua minggu untuk memantau perkembangan bayinya yang saat itu belum lahir. Sebab, exomphalos bisa menyebabkan kemungkinan 80 persen kelainan lahir lainnya.

Tiga minggu sebelum kelahiran Laurel, dokter juga menemukan ukuran exomphalos telah berlipat ganda. Menurut dokter, anak Kelly dan Sean kemungkinan tidak akan selamat dari kelahiran.

"Mendengar itu sangat menyakitkan. Tetapi mereka mengatakan kepada kami, akan melakukan apa saja untuk menyelamatkannya, meskipun kemungkinannya sangat kecil untuk selamat," tutur Kelly.

Hingga pada 6 Juni 2018, ahli bedah melakukan operasi sesar klasik yang berarti mereka mengatur kelahiran secara vertikal, bukan horizontal.

Hal ini memberi mereka lebih banyak ruang untuk mengeluarkan bayi Laurel, karena mereka harus ekstra hati-hati agar tidak merusak organ tubuhnya yang berada di luar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rawat 6 Bayi Terlantar, Ini 5 Gaya Monica Soraya Kenakan Kebaya

Rawat 6 Bayi Terlantar, Ini 5 Gaya Monica Soraya Kenakan Kebaya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2020 | 10:16 WIB

5 Fakta Crazy Rich Monica Soraya, Viral Karena Merawat 6 Bayi Terlantar

5 Fakta Crazy Rich Monica Soraya, Viral Karena Merawat 6 Bayi Terlantar

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2020 | 09:55 WIB

Melahirkan saat Ledakan Beirut: Banyak Pecahan Kaca di Badan Istri Saya

Melahirkan saat Ledakan Beirut: Banyak Pecahan Kaca di Badan Istri Saya

Video | Senin, 10 Agustus 2020 | 10:00 WIB

Terkini

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:03 WIB

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:46 WIB

Microsoft Ungkap Ancaman Siber di Era AI, Ini 5 Kebiasaan Digital yang Harus Diubah

Microsoft Ungkap Ancaman Siber di Era AI, Ini 5 Kebiasaan Digital yang Harus Diubah

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Urutan Skincare Malam Safi untuk Menyamarkan Tanda Penuaan Usia 40 Tahun ke Atas

Urutan Skincare Malam Safi untuk Menyamarkan Tanda Penuaan Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:43 WIB

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan

Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:41 WIB

DPR Desak Pidana Maksimal Korporasi Nakal Pelaku Karhutla Berulang

DPR Desak Pidana Maksimal Korporasi Nakal Pelaku Karhutla Berulang

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:37 WIB

×