Daftar Negara Terburuk untuk Membangun Rumah Tangga, Indonesia Termasuk?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 13 Agustus 2020 | 09:15 WIB
Daftar Negara Terburuk untuk Membangun Rumah Tangga, Indonesia Termasuk?
Ilustrasi keluarga (shutterstock)

Suara.com - Sebagian besar dari kita tentu ingin memiliki keluarga pada suatu hari nanti. Di sisi lain, lingkungan tempat kita tinggal bisa menjadi faktor yang membantu kesejahteraan rumah tangga.

Menurut sebuah penelitian yang dikumpulkan oleh parenting blogger Asher & Lyric, Amerika Serikat bukanlah tempat terbaik untuk membangun rumah tangga, baik selama pandemi Covid-19 atau tidak.

Faktanya, dilansir Business Insider, Indonesia termasuk salah satu negara terburuk dalam membangun keluarga, terutama karena tingginya biaya perawatan anak dan jumlah penembakan di sekolah menengah atas per kapita.

Faktor-faktor yang memengaruhi penilaian ini adalah:

  • Keamanan (tingkat pembunuhan, jumlah penembakan di sekolah per kapita)
  • Biaya (persentase dari pendapatan bersih yang digunakan untuk biaya perawatan anak, dari biaya perawatan kesehatan)
Ilustrasi keluarga menginap di hotel. (Shutterstock)
Ilustrasi keluarga (Shutterstock)
  • Kebahagiaan (survei World Happiness Report, skor ketidaksetaraan dalam indeks GINI yang diperingkat oleh Bank Dunia)
  • Kesehatan (angka kematian ibu, persentase populasi yang terpapar polusi udara di atas batas WHO)
  • Pendidikan (tingkat pendaftaran sekolah, kinerja membaca dan matematika anak usia 15 tahun)
  • Waktu (jam rata-rata orang dewasa bekerja per tahun sebagaimana dikumpulkan oleh OECD, cuti melahirkan dan cuti ayah yang dibayar)

Iniah yang mereka temukan, peringkat negara yang paling buruk untuk membangun rumah tangga:

1. Meksiko

  • Tingkat pembunuhan per 100.000 orang: 3,41
  • Persentase pendapatan rumah tangga yang digunakan untuk biaya pengasuhan anak: n/a (tidak tersedia)
  • Skor ketimpangan menurut indeks GINI (dengan 63 sebagai yang tertinggi): 48,2
  • Angka kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup: 38
  • Kinerja membaca rata-rata untuk anak usia 15 tahun yang diperingkat oleh OECD (dengan 538 adalah yang tertinggi): 420

2. Amerika Serikat

  • Tingkat pembunuhan per 100.000 orang: 6.12
  • Persentase pendapatan rumah tangga yang digunakan untuk biaya pengasuhan anak: 23%
  • Skor ketimpangan menurut indeks GINI (dengan 63 sebagai yang tertinggi): 45
  • Angka kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup: 14
  • Kinerja membaca rata-rata untuk anak usia 15 tahun yang diberi peringkat oleh OECD (dengan 538 sebagai yang tertinggi): 505

3. Chili

  • Tingkat pembunuhan per 100.000 orang: 4,46
  • Persentase pendapatan rumah tangga yang digunakan untuk biaya pengasuhan anak: n/a (tidak tersedia)
  • Skor ketimpangan menurut indeks GINI (dengan 63 sebagai yang tertinggi): 50,5
  • Angka kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup: 22
  • Kinerja membaca rata-rata untuk anak usia 15 tahun yang diperingkat oleh OECD (dengan 538 adalah yang tertinggi): 452
Ilustrasi keluarga bahagia. (Shutterstock)
Ilustrasi keluarga bahagia. (Shutterstock)

4. Turki

  • Tingkat pembunuhan per 100.000 orang: 2,12
  • Persentase pendapatan rumah tangga yang digunakan untuk biaya pengasuhan anak: 3%
  • Skor ketimpangan menurut indeks GINI (dengan 63 sebagai yang tertinggi): 40,2
  • Angka kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup: 16
  • Kinerja membaca rata-rata untuk anak usia 15 tahun yang diperingkat oleh OECD (dengan 538 adalah yang tertinggi): 466

5. Bulgaria

  • Tingkat pembunuhan per 100.000 orang: 2,53
  • Persentase pendapatan rumah tangga yang digunakan untuk biaya pengasuhan anak: 8%
  • Skor ketimpangan menurut indeks GINI (dengan 63 sebagai yang tertinggi): 40,2
  • Angka kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup: 11
  • Kinerja membaca rata-rata untuk anak usia 15 tahun yang diperingkat oleh OECD (dengan 538 adalah yang tertinggi): n/a (tidak tersedia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Repotnya Aturan Makan di Keluarga Kerajaan Inggris

Begini Repotnya Aturan Makan di Keluarga Kerajaan Inggris

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:50 WIB

3 Foto Keluarga Artis, Duh Cakep Semua Satu Keturunan!

3 Foto Keluarga Artis, Duh Cakep Semua Satu Keturunan!

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2020 | 16:31 WIB

Artis Semua, Begini 3 Suasana Keluarga Kareena Kapoor Kalau Lagi Ngumpul

Artis Semua, Begini 3 Suasana Keluarga Kareena Kapoor Kalau Lagi Ngumpul

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2020 | 19:41 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB