Psikolog: Anak Butuh Waktu Lama Untuk Adaptasi Sekolah Jarak Jauh

Risna Halidi

Kamis, 13 Agustus 2020 | 19:12 WIB
Psikolog: Anak Butuh Waktu Lama Untuk Adaptasi Sekolah Jarak Jauh
Sekolah. (Shutterstock)

Suara.com - Meski sudah berlangsung sejak akhir Februari 2020, sekolah di rumah ternyata tetap menjadi hal yang tidak mudah untuk diterapkan bagi banyak anak maupun orangtua di Indonesia.

Selain kurang dianggap efektif, baik orangtua maupun anak dianggap rentan mengalami stres akibat sekolah di rumah atau sekolah jarak jauh.

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha sekaligus psikolog, Efnie Indrianie, M.Psi menjelaskan bahwa anak tidak bisa langsung menyesuaikan diri dengan metode school from home (SFH) hanya dalam waktu satu sampai tiga bulan saja.

"Anak butuh adaptasi. Kadang bisa dibutuhkan selama enam bulan lebih, bahkan satu tahun. Makanya banyak riset tentang adaptasi di bidang akademik itu di tahun pertama. Jadi kalau masih satu atau enam bulan, ya kondisi anak masih up and down," ujar Efnie seperti yang Suara.com kutip dari siaran pers GueSehat.

Sevty Rahmawati, salah seorang ibu rumah tangga yang diwawancara mengaku melihat perubahan sikap kepada putrinya yang masih berusia 5 tahun, Shaylaa Vieris Melodia.

"Melo jadi tidak tertib belajar, lebih banyak pegang gadget, dan emosi lebih tidak terkontrol karena merasa tidak ada aturan yang harus ia ikuti. Di awal-awal, ia pun sama sekali tidak mau ikut kelas online melalui Zoom. Karena ia termasuk anak yang moody, kalau dipaksa malah akan menangis dan cranky," jelasnya.

Belum lagi metode belajar yang diterapkan di sekolah Melodia adalah metode Montessori. Sevty mengaku sedikit kelabakan untuk mengajari buah hatinya sendirian di rumah karena gaya belajarnya berbeda dengan bagaimana ia belajar ketika masih kanak-kanak.

Menurut Efnie, stres dan rasa frustasi yang dirasakan Sevty dan mungkin ibu lainnya memang wajar dialami.

"Ketika anak belajar dari rumah, orang tua pasti berpikir tanggung jawabnya ada di orang tua untuk memastikan anaknya mengerjakan, memperhatikan, dan menerima informasi dengan baik. Nah, biasanya kondisi itu yang membuat orang tua menjadi lebih stres," paparnya.

baca juga

Lalu, apa yang bisa dilakukan?

Bagaimanapun juga, orangtua dan anak diminta untuk beradaptasi dengan kondisi baru ini. Untungnya, Efnie mengungkapkan bahwa anak masih bisa mengejar stimulasi yang tertinggal.

"Kita tidak boleh kehilangan momen. Anak harus dapat stimulasi dari orang lain selain keluarga inti, yang seharusnya ia dapatkan di sekolah. Kalau misalnya ada kerabat atau saudara yang masih tinggal satu kota dan dipastikan mereka sehat, tidak terinfeksi Covid-19."

Kata Efnie, tidak ada salahnya diadakan pertemuan keluarga yang sifatnya internal sehingga anak bisa belajar membina relasi dengan orang selain keluarga inti yang ada di rumah.

Selayaknya di sekolah, anak diharapkan akan belajar bermain bersama dan berbagi hal lain-lain. Bisa pula disisipkan permainan kolektif, seperti permainan ular tangga atau bermain peran agar anak tidak merasa bosan belajar di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak-Anak Terinfeksi Covid-19 di Amerika Melonjak 90 Persen dalam 4 Minggu

Anak-Anak Terinfeksi Covid-19 di Amerika Melonjak 90 Persen dalam 4 Minggu

Health | Kamis, 13 Agustus 2020 | 16:50 WIB

Benahi Sekolah Penerbangan Lewat FGD BPSDMP

Benahi Sekolah Penerbangan Lewat FGD BPSDMP

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2020 | 14:58 WIB

Makin Banyak Anak Kena Diabetes Tipe 2, Kenali Gejala dan Faktor Risikonya

Makin Banyak Anak Kena Diabetes Tipe 2, Kenali Gejala dan Faktor Risikonya

Health | Kamis, 13 Agustus 2020 | 14:09 WIB

Terkini

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

×