Makin Banyak Anak Kena Diabetes Tipe 2, Kenali Gejala dan Faktor Risikonya

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 13 Agustus 2020 | 14:09 WIB
Makin Banyak Anak Kena Diabetes Tipe 2, Kenali Gejala dan Faktor Risikonya
ilustrasi anak obesitas

Suara.com - Umumnya orang-orang menganggap bahwa masalah diabetes hanya berisiko pada orang dewasa. Padahal diabetes pada anak-anak juga mengalami peningkatan.

Melansir dari Everyday Health, Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat (NIH) menyatakan bahwa angka anak dan remaja yang menderita diabetes tipe 2 cukup meningkat.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyatakan bahwa setidaknya pada tahun 2015 ada 5.700 anak-anak yang didiagnosis dengan diabetes tipe 2 per tahun di Amerika.

Kebanyakan anak-anak yang terkena diabetes tipe 2 adalah mereka yang keturunan Asia Amerika, keturunan orang pasifik, hispanik, hingga berkulit hitam.

"Saya melihat obesitas pada anak-anak di bawah usia 10 tahun yang saat ini menjadi epidemi di bidang pediatri, karena gaya hidup yang tidak banyak bergerak dan pola makan," kata Dr. Perez-Colon yang berpraktik di Kidz Medical Services di Miami dan Hialeah, Florida.

Ilustrasi anak obesitas atau kegemukan. (Shutterstock)
Ilustrasi anak obesitas atau kegemukan. (Shutterstock)

Obesitas menjadi kondisi yang sering kali dikaitkan dengan diabetes. Selain itu, anak-anak yang tidak melakukan skrining di antara usia 10 tahun juga berisiko terkena diabetes.

Menurut CDC, berikut adalah beberapa faktor yang bisa memengaruhi peningkatan risiko diabetes pada anak, antara lain:

  1. Riwayat keluarga
  2. Berat badan
  3. Kurang gerak
  4. Tekanan darah tinggi
  5. Kolesterol tinggi
  6. Status pendapatan yang rendah
  7. Anak kulit berwarna (hitam, hispanik, Asia, hingga anak keturunan Pasifik)
  8. Anak dari ibu dengan diabetes gestational

Asosiasi Diabetes Amerika (ADA) menyatakan bahwa anak-anak dengan diabetes tipe 2 bisa mengembangkan berbagai gejala seperti sering kencing, mudah haus, mudah lapar meski sudah makan cukup, dan merasa kelelahan.

Diabetes tipe 2 pada anak dan remaja juga bisa menghasilkan komplikasi seperti masalah saraf, mata, ginjal, darah tinggi , kolesterol tinggi, bahkan stroke.

Meski anak-anak berisiko, namun menurut dokter Perez-Colon yang juga merupakan endoktrinologis pediatrik menyatakan bahwa risiko diabetes pada anak bisa dihindari.

Ilustrasi anak menangis [Shutterstock]
Ilustrasi anak menangis [Shutterstock]

"Hanya karena Anda memiliki faktor risiko diabetes tidak berarti Anda akan mengidap diabetes yang tidak terkontrol. Hal ini tergantung pada anak dan keluarganya untuk mengubah risiko dan menerapkan kebiasaan sehat," ujar Perez-Colon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Kadar Gula Darah Meningkat, Ini 3 Hal yang Harus Dilakukan

Saat Kadar Gula Darah Meningkat, Ini 3 Hal yang Harus Dilakukan

Health | Kamis, 13 Agustus 2020 | 13:08 WIB

Waspada, Gatal di Kemaluan Tanpa Sebab Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2

Waspada, Gatal di Kemaluan Tanpa Sebab Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2

Health | Kamis, 13 Agustus 2020 | 11:05 WIB

Kurangi Asupan, Konsumsi Garam Berlebih Bisa Memengaruhi Kehidupan Seks!

Kurangi Asupan, Konsumsi Garam Berlebih Bisa Memengaruhi Kehidupan Seks!

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 11:16 WIB

Terkini

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB