Berhubungan Seks Bisa Pemudah Proses Persalinan, Benarkah?

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Sabtu, 22 Agustus 2020 | 20:35 WIB
Berhubungan Seks Bisa Pemudah Proses Persalinan, Benarkah?
Ilustrasi posisi seks saat hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Ada sebuah anggapan di masyarakat bahwa berhubungan seks bisa mempercepat proses persalinan. Tentunya banyak pertanyaan menggantung terhadap anggapan tersebut.

Tapi pertanyaan utamanya ialah benarkah seks bisa membantu memulai proses persalinan?

Dilansir dari Healthshots, hal itu tergantung setiap perempuan, karena bahkan studi medis tampaknya memiliki opini yang beragam tentang subjek. Contoh kasus: sebuah penelitian yang diterbitkan di Iranian Red Crescent Medical Journal yang mengatakan bahwa seks memang dapat memulai kontraksi dan persalinan.

Namun di sisi lain, sebuah studi 2019 membantah sepenuhnya argumen tersebut. Sementara itu, Dr Sandeep Chadha, konsultan kebidanan & ginekolog, Rumah Sakit Ibu, Noida juga punya anggapan lain.

“Saat berhubungan seks di akhir kehamilan mungkin tidak menyebabkan persalinan, tetapi banyak pasangan melaporkan bahwa berhubungan seks membuat mereka merasa lebih dekat.

Berada dalam keadaan pikiran yang rileks pasti membantu persalinan berkembang lebih cepat setelah dimulai," ujar Sandeep.

Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)
Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)

Lalu apa yang membuat ada perbedaan pendapat? Menurut Dr Chadha, salah satu penyebabnya bisa jadi karena air mani.

Dalam persalinan, ada dua hormon yang berperan besar - oksitosin dan prostaglandin. Semen juga memiliki keduanya. Ketika dilepaskan di vagina, itu dapat mensimulasikan daerah bawah Anda yang pada akhirnya mengarah ke persalinan.

Tapi bukankah berisiko berhubungan seks ketika Anda sudah mendekati tanggal persalinan? Sebagian besar memang menyatakan demikian.

Baca Juga: Beda Persalinan Cryptic Pregnancy dengan Kehamilan Normal, Apa Saja?

Tetapi menurut Dr Chadha, jika Anda mengalami kehamilan tanpa komplikasi, maka berhubungan seks untuk menginduksi persalinan boleh-boleh saja.

Jika Anda memiliki kehamilan berisiko tinggi, konsultasikan dengan dokter Anda.

“Jika Anda mengalami sesuatu seperti semburan cairan, nyeri atau kram parah, atau pendarahan hebat setelah berhubungan seks, segera kunjungi dokter,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI