Karena Gen Langka, 1 dari 100 Wanita Tak Rasakan Sakit saat Melahirkan!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 23 Juli 2020 | 17:42 WIB
Karena Gen Langka, 1 dari 100 Wanita Tak Rasakan Sakit saat Melahirkan!
Ilustrasi melahirkan.[Pexels/Rene Asmussen]

Suara.com - Semua wanita pasti membayangkan bahwa proses melahirkan sangat menyakitkan, terlebih jika tidak memiliki pengalaman sebelumnya. Tapi nyatanya, rasa sakit melahirkan ini tidak dirasakan oleh semua wanita.

Para ahli mengklaim bahwa beberapa wanita tidak merasakan sakit sama sekali selama persalinan. Kondisi itu bisa terjadi akibat pengaruh gen langka.

Menurut para peneliti dari Universitas Cambridge, sekitar 1 dari 100 wanita memiliki varian gen KCNG4 yang langka yang dikaitkan dengan ambang nyeri lebih tinggi.

Wanita yang memiliki varian gen ini artinya mereka tidak memerlukan penghilang rasa sakit ketika melahirkan. Karena, gen tersebut bertindak seperti epidural alami.

Temuan ini diterbitkan dalam jurnal Cell Report dan para peneliti pun berharap bahwa temuan ini bisa menjadi alternatif untuk mengembangkan obat baru yang mengatasi rasa sakit persalinan.

Para ilmuwan percaya bahwa varian genetik itu bisa mengurangi kemampuan sel-sel saraf yang mengirim sinyal rasa sakit ke otak.

Ilustrasi melahirkan (Pixabay/9092)
Ilustrasi melahirkan (Pixabay/9092)

"Varian genetik yang kami temukan pada wanita yang tidak merasa sakit saat melahirkan mengarah pada 'cacat' dalam pembentukan sel-sel saraf," jelas Dr Ewan St John Smith dari Universitas Cambridge dikutip dari Mirror UK.

Faktanya, cacat ini bertindak seperti epidural alami yang membutuhkan sinyal jauh lebih besar. Dalam arti kata lain, kontraksi yang lebih kuat selama persalinan bisa menyalakannya.

"Karena itu, kondisinya membuat kemungkinan kecil sinyal rasa sakit bisa mencapai ke otak seseorang," jelasnya.

baca juga

Peneliti menemukan kondisi ini setelah mempelajari sekelompok wanita di Rumah Sakit Addenbrooke yang melahirkan anak pertama mereka dalam persalinan pervaginam tanpa komplikasi dan tanpa pereda nyeri.

Ilustrasi ibu melahirkan. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi ibu melahirkan. (Sumber: Shutterstock)

Menurut Dr Michael Lee, sangat tidak biasa bila seorang wanita tidak memindai epidural untuk menghilangkan rasa sakit selama persalinan, terutama ketika mereka melahirkan untuk pertama kalinya.

Kemudian, peneliti melakukan berbagai tes pada sekelompok wanita yang tidak mendapat dan mendapat obat pereda nyeri selama persalinan.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa wanita yang tidak memerlukan penglihang rasa sakit menunjukkan toleransi lebih tinggi terhadap panas, dingin, tekanan mekanis dan rasa sakit.

Lalu, analisis urutan genetik perempuan mengungkapkan bahwa mereka memiliki prevalensi varian gen yang lebih tinggi disebut KCNG4. KCNG4 membantu produksi protein yang membentuk bagian dari area untuk mengendalikan sinyal listrik yang mengalir di sepanjang sel-sel saraf.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anaknya Kembali Diejek Kurang Gizi, Shandy Aulia Ngamuk

Anaknya Kembali Diejek Kurang Gizi, Shandy Aulia Ngamuk

Entertainment | Kamis, 23 Juli 2020 | 11:20 WIB

Cara Mudah Kencangkan Vagina Usai Melahirkan, Coba Yuk!

Cara Mudah Kencangkan Vagina Usai Melahirkan, Coba Yuk!

Health | Rabu, 22 Juli 2020 | 22:30 WIB

Melahirkan saat Pakai Ventilator, Ibu Ini Meninggal Dunia

Melahirkan saat Pakai Ventilator, Ibu Ini Meninggal Dunia

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 16:02 WIB

Terkini

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp70.450, Naik 12,45 Persen

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp70.450, Naik 12,45 Persen

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:31 WIB

Luntang-Lantung Si Gadis Taat: Saat Iman Diuji Realitas Sosial

Luntang-Lantung Si Gadis Taat: Saat Iman Diuji Realitas Sosial

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Saldo Simpeda Tembus Rp75 Triliun, BPD Siap Genjot Ekonomi Daerah Demi Target 6 Persen

Saldo Simpeda Tembus Rp75 Triliun, BPD Siap Genjot Ekonomi Daerah Demi Target 6 Persen

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:28 WIB

Saat Stroke Menyerang, Kecepatan Diagnosis Jadi Kunci: MRI 3 Tesla Bantu Ungkap Kondisi Otak

Saat Stroke Menyerang, Kecepatan Diagnosis Jadi Kunci: MRI 3 Tesla Bantu Ungkap Kondisi Otak

Health | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Bibir Kering Cocoknya Pakai Lipstik Apa? Ini 3 Pilihan Murah Favorit Pengguna

Bibir Kering Cocoknya Pakai Lipstik Apa? Ini 3 Pilihan Murah Favorit Pengguna

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:25 WIB

Hanura Incar Suara Gen Z, Janjikan Solusi Pendidikan yang Nyambung ke Dunia Kerja

Hanura Incar Suara Gen Z, Janjikan Solusi Pendidikan yang Nyambung ke Dunia Kerja

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan

Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Modal Rp1 Miliar, Sindikat Upal di Serpong Cetak Uang Palsu Rp36 Miliar Buat Tipu Bank

Modal Rp1 Miliar, Sindikat Upal di Serpong Cetak Uang Palsu Rp36 Miliar Buat Tipu Bank

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:10 WIB

5 Tips Memilih Kaus Kaki untuk Jalan Jauh agar Tidak Lecet dan Bau, Melangkah Makin Nyaman

5 Tips Memilih Kaus Kaki untuk Jalan Jauh agar Tidak Lecet dan Bau, Melangkah Makin Nyaman

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:03 WIB

Review Flex x Cop Season 1: Aksi Anak Konglomerat Memburu Pelaku Kejahatan

Review Flex x Cop Season 1: Aksi Anak Konglomerat Memburu Pelaku Kejahatan

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:00 WIB

×