Sering Merasa Lemas di Siang Hari? Konsumsi 5 Makanan Peningkat Energi Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 23 Agustus 2020 | 07:52 WIB
Sering Merasa Lemas di Siang Hari? Konsumsi 5 Makanan Peningkat Energi Ini
Ilustrasi pisang. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang yang merasa lemas dan lesu setelah makan atau saat siang hari. Hal ini yang tentu saja bisa menurunkan produktivitas  Anda. 

Melansir dari healthline, untuk menjaga produktivitas tetap baik, berikut adalah beberapa makanan yang bisa meningkatkan produktivitas:

Pisang

Pisang bisa jadi salah satu makanan terbaik untuk meningkatkan energi. Buah satu ini mengandung karbohidrat kompleks, kalium, dan vitamin B6 yang sangat baik bagi tubuh. 

Kandungan nutrisi dalam pisang tersebut dikenal mampu membantu meningkatkan energi.

Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti salmon dan tuna adalah sumber protein, asam lemak, dan vitamin B yang baik.  Satu porsi salmon atau tuna bisa memenuhi kebutuhan harian asam lemak omega-3 dan vitamin B12.

Asam lemak omega-3 telah terbukti mengurangi peradangan yang bisa jadi penyebab umum kelelahan. Beberapa penelitian menyatakan bahwa mengonsumsi suplemen omega-3 dapat mengurangi kelelahan, terutama pada pasien kanker.

Sementara vitamin B12 bekerja dengan asam folat untuk menghasilkan sel darah merah dan membantu zat besi bekerja lebih baik di tubuh Anda. Kadar sel darah merah dan zat besi yang optimal dapat mengurangi kelelahan dan meningkatkan energi.

Nasi merah

Satu setengah cangkir (50 gram) beras merah mengandung 2 gram serat dan menyediakan sebagian besar kebutuhan harian mangan, mineral yang membantu enzim memecah karbohidrat, dan protein untuk menghasilkan energi.

Selain itu, kandungan serat beras merah memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga dapat membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan tingkat energi yang stabil sepanjang hari.

Ubi jalar

Ubi jalar adalah sumber energi bergizi untuk meningkatkan energi. Satu porsi ubi jalar (100 gram) bisa memiliki 25 gram karbohidrat kompleks, 3,1 gram serat, 25 persen kebutuhan harian mangan, dan 564 persen kebutuhan harian vitamin A.

Dengan kandungan karbohidrat kompleksnya, tubuh Anda mencerna ubi jalar dengan lambat sehingga memberi Anda pasokan energi yang stabil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat Nih, 5 Makanan yang Bisa Dongkrak Gairah Seksual

Catat Nih, 5 Makanan yang Bisa Dongkrak Gairah Seksual

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 20:40 WIB

Siomay atau Batagor, Mana yang Lebih Sehat?

Siomay atau Batagor, Mana yang Lebih Sehat?

Health | Kamis, 20 Agustus 2020 | 19:00 WIB

Waspada, Empat Makanan ini Seharusnya Tidak Dikonsumsi Bersamaan

Waspada, Empat Makanan ini Seharusnya Tidak Dikonsumsi Bersamaan

Health | Kamis, 20 Agustus 2020 | 13:25 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB