Array

Fakta Kesehatan tentang Seks saat Menstruasi, Ternyata Begini 3 Manfaatnya

Senin, 24 Agustus 2020 | 21:05 WIB
Fakta Kesehatan tentang Seks saat Menstruasi, Ternyata Begini 3 Manfaatnya
Ilustrasi seks saat menstruasi. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang yang enggan dan ragu untuk melakukan hubungan seksual saat menstruasi karena berbagai alasan. Padahal dalam dunia kesehatan, berhubungan seks saat menstruasi aman-aman saja.

"Orang-orang khawatir tentang itu, tetapi semuanya baik-baik saja," kata Lauren Streicher, MD, seorang profesor kebidanan klinis dan ginekologi di Fakultas Kedokteran Feinberg Universitas Northwestern pada Health.

"Dari segi medis, tidak ada salahnya berhubungan badan saat sedang haid," imbuhnya.

Meskipun begitu, ada kondisi tertentu yang membuat hubungan seksual menjadi tidak sehat.

Ilustrasi perempuan sedang alami menstruasi. [shutterstock]
Ilustrasi perempuan sedang alami menstruasi. [shutterstock]

"Bagi mereka yang positif hepatitis, HIV, atau infeksi menular seks (IMS), kemungkinan penularan penyakit yang ditularkan meningkat karena adanya darah," kata Jessica Shepherd, MD, seorang dokter kandungan di Texas pada Health.

"Darah menstruasi berbeda dari darah biasa yang ada di vena dan arteri, namun masih ada kemungkinan peningkatan penularan," imbuhnya.

Hal ini disebabkan karena serviks lebih terbuka selama menstruasi, sehingga risiko tertular dan menularkan penyakit lebih tinggi.

Melansir dari Health, ada beberapa kelebihan dalam melakukan hubungan seksual saat menstruasi, antara lain:

Terhindar dari Nyeri Menstruasi

Baca Juga: Kenali 4 Macam Tipe PMS, Anda Termasuk yang Mana?

Manfaat pertama dari melakukan hubungan seks saat menstruasi adalah mengurangi rasa kram atau nyeri menstruasi.

"Kram menstruasi terjadi karena rahim berkontraksi untuk melepaskan lapisannya selama siklus" jelas Christine Greves, MD, dokter kandungan bersertifikat di Rumah Sakit Wanita dan Bayi Winnie Palmer di Orlando, Florida.

"Saat Anda mengalami orgasme, otot di rahim Anda juga berkontraksi dan tubuh akan terasa lebih baik. Pada saat yang sama, mengalami orgasme memicu pelepasan endorfin, yang dianggap membantu rasa sakit," tambahnya.

Libido Lebih Tinggi

Saat menstruasi di hari pertama, hormon estrogen dan testosteron rendah, tetapi pada hari ketiga.

"Beberapa orang melaporkan bahwa mereka merasa lebih terangsang dan lebih sensitif di waktu waktu tersebut," kata Tara Ford, asisten dokter di Medical Center for Female Sexuality in Purchase, New York.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI