Dermatitis Atopik Bisa Menyerang Bayi hingga Orang Dewasa, Ini Bedanya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 25 Agustus 2020 | 15:05 WIB
Dermatitis Atopik Bisa Menyerang Bayi hingga Orang Dewasa, Ini Bedanya!
Ilustrasi gatal, dermatitis atopik (shutterstock)

Suara.com - Mona Ratuliu membagikan kondisi anak keempatnya, Numa yang mengalami ruam merah di wajahnya. Mona Ratuliu mengatakan anaknya sedang menderita dermatitis atopik karena faktor keturunan.

"2-3 hari belakangan kulit numa memerah dan agak berair. Bukan karena keseringan dicium, bukan juga karena kena ASI kok," ujar Mona Ratuliu dalam unggahan Instagramnya.

Seperti yang Anda ketahui, dermatitis atopik atau eksim bisa terjadi pada orang yang memiliki riwayat keluarga mengidap eksim, alergi atau asma.

Penyakit kulit ini biasanya muncul pertama kali saat bayi usia di bawah satu tahun. Tapi, kondisi ini bisa terus kambuh hingga dewasa atau membaik.

Tapi, dermatitis atopik yang muncul pada bayi dan orang dewasa bisa sangat berbeda. Menurut Jonathan Silverberg, MD, Ph.D., MPH, dermatitis atopik pada orang dewasa tergolong sulit didiagnosis.

Mona ratuliu bagikan pengalaman saat bayinya kena eksim. (Instagram/@monaratuliu)
Mona ratuliu bagikan pengalaman saat bayinya kena eksim. (Instagram/@monaratuliu)

"Selain itu, diagnosis banding dermatitis atopik jauh lebih luas pada orang dewasa," kata Dr. Silverberg, direktur Pusat Eksim Pengobatan Northwestern dan Klinik Dermatitis Kontak, Rumah Sakit Memorial Northwestern, Chicago dikutip dari Dermatology Times.

Perbedaan lainnya, dermatitis atopik pada orang dewasa seringkali memiliki lebih sedikit lesi. Lesi biasanya muncul di bagian kepala, leher dan tangan.

Dr Jonathan Silverberg juga mengatakan lesi yang muncul pada orang dewasa biasanya nummular atau berbentuk seperti koin. Sehingga ahli kulit perlu memerhatikan komorbiditas kesehatan mental pada pasien dermatitis atopik dewasa, seperti kecemasan dan depresi. Gejala kecemasan dan depresi sangat umum terjadi pada orang dewasa dengan dermatitis atopik.

Selain itu, pasien dermatitis atopik biasanya mengalami serangan penyakit kulit pada orang dewasa. Karena itu, perawatan dermatitis atopik yang tepat bisa membantu meringankan gejalanya atau bahkan seseorang bisa sembuh.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi Mona Ratuliu Idap Alergi, Wajahnya Sampai Ruam Kemerahan

Bayi Mona Ratuliu Idap Alergi, Wajahnya Sampai Ruam Kemerahan

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2020 | 10:32 WIB

Mona Ratuliu Bagikan Pengalaman Saat Kulit Bayinya Merah Akibat Eksim

Mona Ratuliu Bagikan Pengalaman Saat Kulit Bayinya Merah Akibat Eksim

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 10:13 WIB

Obati Eksim pada Bayi dalam 48 Jam, Pakai 2 Jenis Pengobatan Ini

Obati Eksim pada Bayi dalam 48 Jam, Pakai 2 Jenis Pengobatan Ini

Health | Senin, 24 Agustus 2020 | 17:37 WIB

Terkini

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×