Awas, Efek Samping Virus Corona Covid-19 ini Berisiko Lebih Mematikan!

Angga Roni Priambodo, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 25 Agustus 2020 | 17:00 WIB
Awas, Efek Samping Virus Corona Covid-19 ini Berisiko Lebih Mematikan!
Ilustrasi pasien covid-19 (Shutterstock)

Suara.com - Gejala umum virus corona Covid-19 adalah batuk persisten, suhu tinggi, hilanganya rasa dan bau. Virus corona Covid-19 juga bisa menyebabkan efek samping yang berbeda-beda pada setiap orang.

Tapi, para ahli mengatakan bahwa pasien virus corona Covid-19 yang mengalami peradangan lebih berisiko tinggi meninggal dunia daripada lainnya.

Sebelumnya telah muncul anggapan bahwa pria yang mengalami obesitas dan berasal dari kelompok kulit hitam lebih berisiko mengalami kondisi kritis akibat virus corona Covid-19.

Sheena Cruickshank, Profesor Ilmu Biomedis di Universitas Manchester mengatakan bahwa peradangan merupakan salah satu efek samping virus corona Covid-19 yang sangat umum pada kelompok tersebut.

Sheena Cruickshank mengatakan risiko yang terkait dengan diabetes, obesitas, usia dan jenis kelamin berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh yang tidak berfungsi baik ketika terserang virus.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Sheena Cruickshank mengatakan beberapa pasien akan mengalami kerusakan paru-paru parah akibat sistem kekebalan yang terlalu kuat.

"Kondisi ini ditandai dengan banyaknya inflamasi yang disebut sitokin atau badai sitokin," jelas Sheena Cruickshank dikutip dari The Sun.

Karena, sitokin bisa menjadi alat yang sangat kuat dalam merespons kekebalan tubuh dan bisa menghentikan reproduksi virus.

Tapi, beberapa tindakan sitokin, seperti membantu membawa sel kekebalan lain untuk melawan infeksi atau meningkatkan kemampuan sel untuk melintasi pembuluh darah bisa menyebabkan kerusakan nyata.

baca juga

Sheena Cruickshank menjelaskan bahwa sel darah putih berfungsi membuat sitokin. Tetapi, sel khusus yang disebut monosit dan makrofag adalah penyebab terbesar badai sitokin.

"Saat dikontrol dengan benar, sel-sel ini bisa menjadi kekuatan yang mendeteksi, menghancurkan ancaman, memperbaiki jaringan yang rusak dan membawa sel-sel kekebalan tubuh lainnya," jelasnya.

Diabetes

Orang yang menderita diabetes lebih berisiko mengalami kematian akibat virus corona Covid-19 karena tingginya kadar glukosa dalam sistem kekebalan tubuh. Sedangkan, glukosa meningkatkan kadar ACE2 yang ada di makrofag dan monosit untuk membantu virus menginfeksi sel.

Pada intinya, glukosa bisa menjadi bahan bakar virus berkembang dan obesitas juga bisa menyebabkan tingginya kadar glukosa dalam tubuh.

Usia tua

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurang Tidur Berulang Ganggu Sistem Imun, Picu Peradangan-Risiko Penyakit Kronis

Kurang Tidur Berulang Ganggu Sistem Imun, Picu Peradangan-Risiko Penyakit Kronis

Lifestyle | Rabu, 26 Februari 2025 | 13:02 WIB

Bahaya Kurang Tidur Berulang, Picu Peradangan Kronis hingga Risiko Diabetes dan Penyakit Jantung

Bahaya Kurang Tidur Berulang, Picu Peradangan Kronis hingga Risiko Diabetes dan Penyakit Jantung

Lifestyle | Rabu, 26 Februari 2025 | 12:57 WIB

Waspada! Pola Makan Buruk Bisa Ganggu Tiroid Anak, Ini Kata Dokter

Waspada! Pola Makan Buruk Bisa Ganggu Tiroid Anak, Ini Kata Dokter

Health | Kamis, 30 Januari 2025 | 16:38 WIB

5 Pengobatan Alami untuk Peradangan Sendi yang Terbukti Ampuh

5 Pengobatan Alami untuk Peradangan Sendi yang Terbukti Ampuh

Health | Selasa, 07 Januari 2025 | 07:23 WIB

Mitos-mitos Makanan Pemicu Peradangan, Semua Wajib Tahu!

Mitos-mitos Makanan Pemicu Peradangan, Semua Wajib Tahu!

Lifestyle | Jum'at, 03 Januari 2025 | 16:59 WIB

Cegah Penyakit Rematik, IDI Burmeso Memberikan Informasi Pengobatan

Cegah Penyakit Rematik, IDI Burmeso Memberikan Informasi Pengobatan

Health | Sabtu, 21 Desember 2024 | 17:20 WIB

Hati-hati, Pria yang Suka Menahan Kencing Berisiko Alami Peradangan Prostat

Hati-hati, Pria yang Suka Menahan Kencing Berisiko Alami Peradangan Prostat

Health | Rabu, 20 Desember 2023 | 16:02 WIB

3 Manfaat Kecombrang bagi Kesehatan, Salah Satunya Mencegah Peradangan

3 Manfaat Kecombrang bagi Kesehatan, Salah Satunya Mencegah Peradangan

Your Say | Senin, 14 Agustus 2023 | 11:23 WIB

Cegah Peradangan, Ini 4 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Anak Autisme

Cegah Peradangan, Ini 4 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Anak Autisme

Health | Minggu, 07 Mei 2023 | 08:15 WIB

Kerap Tidak Diketahui, Inilah Manfaat Jahe dan Kunyit Putih yang Sebenarnya

Kerap Tidak Diketahui, Inilah Manfaat Jahe dan Kunyit Putih yang Sebenarnya

Your Say | Kamis, 20 April 2023 | 15:10 WIB

Terkini

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

Kalbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Jakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Malang | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:34 WIB

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Bekaci | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah

Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×