Sering Kencing di Malam Hari, Awas Tanda Penyakit Diabetes Serius

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Selasa, 25 Agustus 2020 | 19:35 WIB
Sering Kencing di Malam Hari, Awas Tanda Penyakit Diabetes Serius
Ilustrasi buang air kecil. (Shutterstock)

Suara.com - Diabetes tipe 2 merupakan salah satu penyakit yang banyak diidap oleh masyarakat di Indonesia atau bahkan dunia. Meski demikian, banyak masyarakat yang masih belum sadar akan penyakit ini.

Terlebih dalam mengenali gejala awalnya. Padahal jika bisa mengenali tanda-tanda awal penyakit diabetes tipe 2, akan lebih mudah untuk mengendalikan penyakit tersebut.

Seringkali, gejala diabetes biasanya tidak menimbulkan rasa sakit atau membuat Anda tidak enak badan sehingga mudah dibutakan oleh efeknya yang merusak.

Gejala tersebut, betapapun halusnya, tidak boleh diabaikan karena biasanya menandakan ada sesuatu yang serius.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Dilansir dari Express UK, menurut Dokter Aragona Giuseppe, GP dan penasihat medis di Prescription Doctor, salah satu gejala yang mungkin menyebabkan masalah serius adalah buang air kecil lebih banyak dari biasanya, terutama di malam hari.

Menurut Dr Giuseppe, alasan peningkatan buang air kecil adalah karena ketika Anda menderita diabetes, kelebihan glukosa menumpuk dalam darah. Selain itu ginjal Anda bekerja lebih keras untuk menyaring dan menyerap kelebihan glukosa, oleh karena itu Anda harus lebih sering buang air kecil.

Ini juga alasan mengapa orang menjadi lebih haus dengan diabetes tipe 2 - tanda lain bahwa ada sesuatu yang serius, jelasnya.

"Ketika ginjal Anda tidak dapat menahan kelebihan glukosa ini dikeluarkan ke dalam urin Anda yang mengambil cairan dari jaringan tubuh Anda yang kemudian membuat Anda dehidrasi, yang berarti Anda terus-menerus haus," kata Dr Giuseppe.

Tanda peringatan serius lainnya termasuk, merasa lesu dan lelah, rasa gatal di sekitar alat kelamin, atau sariawan vagina berulang kali, luka yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh dan penglihatan kabur atau memburuk.

Baca Juga: Studi Temukan Kaitan Covid-19 dan Diabetes Tipe 1 Pada Anak

Seperti yang dijelaskan Dr Giuseppe, alasan penderita diabetes tipe 2 menurunkan berat badan lebih cepat adalah karena kadar insulin yang rendah mencegah tubuh mendapatkan glukosa dari darah dan masuk ke sel tubuh.

Padahal proses itu biasa digunakan sebagai energi, ini berarti tubuh mulai membakar lemak. dan otot untuk energi yang berarti penurunan berat badan dengan cepat.

"Anda akan memerlukan tes darah, yang mungkin harus Anda kunjungi di pusat kesehatan setempat jika tidak dapat dilakukan di operasi GP Anda," jelas badan kesehatan Inggirs.

Seperti yang ditunjukkan, semakin dini diabetes didiagnosis dan pengobatan dimulai, semakin baik.

Jika Anda didiagnosis menderita diabetes tipe 2, Anda biasanya disarankan untuk melakukan perubahan gaya hidup untuk mengontrol kadar gula darah Anda.

Kadar gula darah yang tinggi adalah ancaman konstan jika Anda menderita diabetes tipe 2, tetapi Anda dapat menstabilkan gula darah dengan membuat keputusan diet yang sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI