Pedoman Baru: OTG Tidak Perlu Tes Virus Corona, Dokter Justru Kebingungan

Silfa Humairah Utami, Rosiana Chozanah

Kamis, 27 Agustus 2020 | 05:30 WIB
Pedoman Baru: OTG Tidak Perlu Tes Virus Corona, Dokter Justru Kebingungan
Tenaga medis virus corona (Antara)

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC US) telah mengubah pedoman tentang pengujian Covid-19 pada Senin (24/8/2020).

Dalam pedoman terbarunya mereka mengatakan bahwa orang tanpa gejala mungkin tidak perlu dites, bahkan jika mereka sudah melakukan kontak dekat dengan penderita Covid-19.

Padahal sebelumnya, CDC mengatakan bahwa tes virus corona jenis baru diperuntukkan bagi orang yang baru saja atau dicurigai terpapar, bahkan jika mereka tidak menunjukkan gejala.

Leana Wen, dokter darurat dan profesor kesehatan masyarakat di George Washington University, mengatakan bahwa perubahan pedoman itu tidak masuk akal.

"Justru inilah orang-orang yang harus dites," kata Wen, memberi contoh bahwa ada seseorang di tempat kerjanya yang ingin dites agar bisa melindungi keluarganya di rumah, Rabu (26/8/2020).

Tes virus corona di Jakarta (Antara)
Tes virus corona di Jakarta (Antara)

Inilah pedoman baru dari CDC, "Jika Anda telah melakukan kontak dekat (dalam jarak enam kaki atau 1,8 meter) dengan seseorang yang terinfeksi Covid-19 setidaknya dalam 15 menit tetapi tidak memiliki gejala, Anda tidak perlu tes kecuali Anda seseorang yang rentan atau penyedia layanan kesehatan atau pejabat kesehatan masyarakat".

Mereka yang tidak memiliki gejala Covid-19 dan belum pernah melakukan kontak dekat dengan seseorang yang terinfeksi juga tidak perlu dites.

"Tidak semua orang perlu diuji," tulis mereka.

Kemudian melanjutkan, "Jika Anda menjalani tes, Anda harus mengarantina sendiri atau mengisolasi di rumah sambil menunggu hasil tes dan mengikuti saran dari penyedia layanan kesehatan atau profesional kesehatan masyarakat".

baca juga

Tidak hanya itu, pedoman terbaru mengatakan jika seseorang memiliki gejala ringan, petugas kesehatan mungkin menyarankan tes Covid-19.

Jika gejalanya parah, orang harus menghubungi penyedia layanan kesehatan atau mencari perawatan darurat.

Namun, CDC tidak menjelaskan perubahan pedoman tersebut. Inilah yang membuat dokter kebingungan.

Wen juga mengkhawatirkan perubahan ini akan merusak sistem pelacakan kontak, mengingat 50 persen dari semua penularan disebabkan oleh orang yang tidak memiliki gejala.

Sebanyak 500 orang ibu hamil tes virus corona di Gelora Pancasila, Surabaya. (beritajatim.com)
Sebanyak 500 orang ibu hamil tes virus corona di Gelora Pancasila, Surabaya. (beritajatim.com)

Seorang juru bicara di Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS membantah ketakutan tersebut.

"Panduan yang diperbarui tidak merusak pelacakan kontak atau jenis pengujian pengawasan lainnya," kata juru bicara itu, dilansir CNN.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa masyarakat harus berkonsultasi dengan dokter atau pejabat kesehatan setempat untuk memutuskan apakah mereka perlu menjalani tes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hebat! Inggris Bisa Tes Virus Corona Hanya dalam Waktu 90 Menit

Hebat! Inggris Bisa Tes Virus Corona Hanya dalam Waktu 90 Menit

Health | Selasa, 04 Agustus 2020 | 14:07 WIB

Hadi Pranoto Klaim Tes Virus Corona Cuma Butuh Biaya Rp 10 Ribu, Apa Benar?

Hadi Pranoto Klaim Tes Virus Corona Cuma Butuh Biaya Rp 10 Ribu, Apa Benar?

Health | Minggu, 02 Agustus 2020 | 15:18 WIB

Perlukah Tes Virus Corona saat Merasa Tidak Enak Badan? Ini Saran Ahli!

Perlukah Tes Virus Corona saat Merasa Tidak Enak Badan? Ini Saran Ahli!

Health | Minggu, 02 Agustus 2020 | 08:30 WIB

Terkini

TPA Sukawinatan Terbakar Lagi, Mengapa Sampah Masih Dikelola dengan Sistem Terbuka?

TPA Sukawinatan Terbakar Lagi, Mengapa Sampah Masih Dikelola dengan Sistem Terbuka?

Sumsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Cerita di Balik Adu Penalti Timnas Indonesia vs Thailand, Dean James Ungkap Fakta Tak Terduga

Cerita di Balik Adu Penalti Timnas Indonesia vs Thailand, Dean James Ungkap Fakta Tak Terduga

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Pekerja Gaji Berapa yang Bisa Dapat BSU 2026? Simak Ketentuan Penerimanya

Pekerja Gaji Berapa yang Bisa Dapat BSU 2026? Simak Ketentuan Penerimanya

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Pemerintah Ungkap Syarat Mobil Listrik Capai TKDN 60% Mulai 2027

Pemerintah Ungkap Syarat Mobil Listrik Capai TKDN 60% Mulai 2027

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Dana PIP 2026 Sudah Cair? Cek Nama Penerima Pakai NISN dan NIK di Sini!

Dana PIP 2026 Sudah Cair? Cek Nama Penerima Pakai NISN dan NIK di Sini!

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Ekskavator Diterjunkan, Puluhan Lapak Narkoba di Kampung Ambon Diratakan

Ekskavator Diterjunkan, Puluhan Lapak Narkoba di Kampung Ambon Diratakan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Perbedaan Pensil Alis Viva dan Implora untuk Riasan Alis Natural, Mana yang Lebih Bagus?

Perbedaan Pensil Alis Viva dan Implora untuk Riasan Alis Natural, Mana yang Lebih Bagus?

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Santriwati Berkedok Pengobatan

Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Santriwati Berkedok Pengobatan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Siasat Career Cushioning: Solusi Pekerja Muda Hadapi Ancaman PHK

Siasat Career Cushioning: Solusi Pekerja Muda Hadapi Ancaman PHK

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Geger Lapak 'Sewa Bong' Rp2 Ribu di Kampung Ambon: Bisa Top Up Narkoba Mulai Rp5 Ribu!

Geger Lapak 'Sewa Bong' Rp2 Ribu di Kampung Ambon: Bisa Top Up Narkoba Mulai Rp5 Ribu!

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:59 WIB

×