Lelaki Berisiko Alami Gejala Covid-19 Lebih Berat Dibandingkan Perempuan

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 27 Agustus 2020 | 10:28 WIB
Lelaki Berisiko Alami Gejala Covid-19 Lebih Berat Dibandingkan Perempuan
Ilustrasi terinfeksi virus corona/covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Sebuah penelitian baru membuktikan jika lelaki lebih rentan terinfeksi Covid-19 dan berisiko mengalami gejala Covid-19 yang lebih berat dibanding perempuan. Ini karena lelaki memiliki respons kekebalan tubuh yang lebih lemah.

Mengutip Daily Mail, Kamis (27/8/2020), para peneliti menemukan lelaki lebih buruk dalam memproduksi sel kekebalan tubuh untuk membunuh virus dan melawan peradangan akibat penyakit. Sedangkan kekebalan tubuh pada perempuan lebih kuat seiring bertambahnya usia.

Tim Universitas Tale, New Haven, Connecticut, berpendapat dengan temuan ini, maka kemungkinan adanya intervensi vaksin dan perawatan yang berbeda diberikan antara lelaki dan perempuan.

"Kami sekarang memiliki data yang jelas menunjukkan kekebalan tubuh pada pasien Covid-19 berbeda berdasarkan jenis kelamin. Perbedaan ini dapat jadi dasar mengapa lelaki lebih rentan terhadap penyakit," ujar peneliti Dr. Akiko Iwasaki, Profesor Imunologi Yale University School of Medicine.

Penelitian yang dipublikasi dalam jurnal Nature ini dilakukan dengan cara mengamati 17 lelaki dan 22 perempuan positif Covid-19, dan dirawat Rumah Sakit Yale, New Haven, selama periode 18 Maret hingga 9 Mei.

Pada awal terinfeksi, pasien lelaki cenderung mengalami inflamasi atau badai sitokin yang lebih banyak dibandingkan pasien perempuan. Badai sitokin ini merupakan reaksi berlebihan yang dilakukan tubuh, karena sitokin tidak hanya bekerja untuk melawan virus tapi menyerang sel dan jaringan sehat tubuh sendiri.

Badai sitokin sendiri memicu gangguan pernapasan, gagal organ multi sistem, hingga kematian. Sedangkan pada perempuan, ditemukan justru mampu menghasilkan lebih banyak sel T, sejenis sel darah putih yang mampu mengikat dan membunuh sel yang terinfeksi virus.

Namun respon sel T pada lelaki cenderung kurang kuat dan mempengaruhi tingkat keparahan terhadap penyakit. "Ketika (lelaki) menua, mereka kehilangan kemampuan untuk merangsang pembentukan sel T," tutur Iwasaki.

"Jika orang gagal membuat sel T, merekalah yang buruk dalam menghadapi penyakit. Namun perempuan yang lebih tua hingga 90 tahun, mereka masih menghasilkan respon kekebalan tubuh yang baik," lanjutnya.

baca juga

Sementara itu, di seluruh dunia, lelaki menyumbang 60 persen kematian akibat Covvid-19, masing-masing negara juga melaporkan hal serupa. Mempelajari respon tubuh 17 juta orang dewasa, Inggris menemukan lelaki dihadapkan risiko dua kali lipat kematian akibat virus dibandingkan perempuan. Sedangkan data dari China menunjukkan 2/3 pasien yang meninggal adalah lelaki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Hanya Sakit Fisik, Pasien Covid-19 juga Harus Tanggung Rasa Bersalah

Tidak Hanya Sakit Fisik, Pasien Covid-19 juga Harus Tanggung Rasa Bersalah

Health | Rabu, 26 Agustus 2020 | 21:00 WIB

Simak, Mantan Pasien Covid-19 Cerita Soal Gejala Jangka Panjang Usai Sembuh

Simak, Mantan Pasien Covid-19 Cerita Soal Gejala Jangka Panjang Usai Sembuh

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 14:50 WIB

Kenali 2 Gejala Virus Corona yang Bertahan Lama, Bahkan Ada setelah Sembuh

Kenali 2 Gejala Virus Corona yang Bertahan Lama, Bahkan Ada setelah Sembuh

Health | Senin, 24 Agustus 2020 | 14:44 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB