CDC: OTG Tak Perlu Dites setelah Berkontak dengan Pasien, Apa Dampaknya?

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 27 Agustus 2020 | 12:05 WIB
CDC: OTG Tak Perlu Dites setelah Berkontak dengan Pasien, Apa Dampaknya?
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengubah pedoman pengujian di negara tersebut. Menurut CDC, orang tanpa gejala tidak perlu diuji, bahkan jika mereka telah melakukan kontak dengan pasien Covid-19.

Padahal pedoman CDC sebelumnya menyebutkan bahwa tes virus corona Covid-19 harus disasarkan juga pada orang yang dicurigai berkontak dekat dengan pasien, bahkan ketika mereka tidak memiliki gejala.

Melansir dari CNN, para ahli menyayangkan putusan pedoman baru yang dikeluarkan oleh CDC. Leana Wen, seorang dokter darurat dan profesor kesehatan masyarakat di Universitas George Washington menyatakan bahwa perubahan pedoman pengujian CDC tidak masuk akal.

"Justru inilah (tanpa gejala) orang-orang yang harus diuji," kata Wen pada CNN.

Menurut seorang pejabat senior kesehatan federal, perubahan pedoman CDC yang tiba-tiba itu muncul karena tekanan dari Presiden Donald J. Trump. CDC sendiri mengubah pedoman dalam situs resmi mereka pada Senin (24/7/2020).

Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

"Jika Anda telah melakukan kontak dekat (dalam jarak 6 kaki) dengan seseorang yang terinfeksi Covid-19 setidaknya selama 15 menit tetapi tidak memiliki gejala, Anda tidak perlu tes kecuali Anda seorang individu yang rentan," catat CDC.

CDC juga menyatakan bahwa bagi orang yang tidak memiliki gejala Covid-19 dan belum pernah melakukan kontak dekat dengan seseorang yang terinfeksi, maka tidak memerlukan tes.

"Tidak semua orang perlu diuji, jika Anda menjalani tes, Anda harus mengarantina sendiri atau mengisolasi diri di rumah sambil menunggu hasil tes dan mengikuti nasihat dari penyedia layanan atau profesional kesehatan masyarakat," imbuh CDC.

Para dokter bingung dengan perubahan tersebut dan mempertanyakan mengapa CDC tidak menjelaskan alasan perubahan pedoman.

baca juga

"Saya prihatin bahwa rekomendasi ini menunjukkan seseorang yang telah terpapar secara substansial dengan penderita Covid-19 sekarang tidak perlu menjalani tes," kata Wen.

"Ini adalah kunci untuk pelacakan kontak, terutama mengingat bahwa hingga 50 persen dari semua penularan disebabkan oleh orang yang tidak memiliki gejala," imbuhnya.

Padahal baru bulan lalu, CDC menyatakan bahwa 40 persen orang terinfeksi Covid-19 tidak menunjukkan gejala dan kemungkinan penularan dari orang tanpa gejala sebesar 75 persen.

Dengan tingkat penularan yang tidak diketahui, orang tanpa gejala juga disebut bisa menciptkan gelombang  virus corona. Beberapa ahli kesehatan mengatakan penularan asimptomatik (tanpa gejala) dari virus corona baru kemungkinan memainkan peran penting dalam penyebaran virus.

Menurut Michael Osterholm, direktur Pusat Penelitian dan Kebijakan Penyakit Menular di University of Minnesota, infeksi tanpa gejala dipastikan dapat memicu pandemi seperti sekarang ini dengan cara yang akan membuatnya sulit untuk dikendalikan.

Hal ini pun disetujui oleh pakar kesehatan yang lain. "Penularan tanpa gejala dan simptomatik ringan merupakan faktor utama penularan Covid-19. Mereka akan menjadi pendorong penyebaran di masyarakat," kata Dr. William Schaffner, seorang profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Vanderbilt dan penasihat lama untuk CDC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GAWAT! Hampir Semua Kecamatan di Kabupaten Tangerang Zona Merah COVID-19

GAWAT! Hampir Semua Kecamatan di Kabupaten Tangerang Zona Merah COVID-19

Jakarta | Kamis, 27 Agustus 2020 | 10:58 WIB

Daftar Rumah Sakit Bekasi yang Gratiskan Biaya Pasien COVID-19

Daftar Rumah Sakit Bekasi yang Gratiskan Biaya Pasien COVID-19

Jakarta | Kamis, 27 Agustus 2020 | 10:38 WIB

Lelaki Berisiko Alami Gejala Covid-19 Lebih Berat Dibandingkan Perempuan

Lelaki Berisiko Alami Gejala Covid-19 Lebih Berat Dibandingkan Perempuan

Health | Kamis, 27 Agustus 2020 | 10:28 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×