Daftar Biaya Kuliah Fakultas Kedokteran 5 Universitas Negeri di Indonesia

Risna Halidi

Kamis, 27 Agustus 2020 | 12:56 WIB
Daftar Biaya Kuliah Fakultas Kedokteran 5 Universitas Negeri di Indonesia
Ilustrasi dokter (stock image)

Suara.com - Biaya kuliah kedokteran dikenal memiliki biaya yang sangat mahal sampai menguras kantong. Meski demikian, jurusan premium tersebut masih sangat diminati oleh banyak orang.

Selain kejelasan profesi yang diraih setelah tamat menimba ilmu di universitas, menjadi dokter juga merupakan sebuah pencapaian yang dapat membuat orangtua bangga.

Dikutip Suara.com dari Lifepal berikut ini adalah rincian daftar biaya kuliah kedokteran di 5 Perguruan Tinggi Negeri terbaik di Indonesia. Apa saja? Berikut daftarnya!

Universitas Indonesia (UI)
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia atau FKUI, menempati posisi kedua sebagai kampus terbaik di Indonesia. Selain itu, FKUI juga pernah menempati peringkat 201 dunia, 50 Asia dan peringkat 5 di Asia Tenggara.

Pengajuannya tarif Uang Kuliah Tunggal atau UKT UI harus sesuai Biaya Operasional Pendidikan atau BOP penanggung biaya. Ada dua jenis BOP di UI, pertama BOP-Berkeadilan (BOP-B) yang adalah pengajuan tarif UKT berdasarkan kemampuan penanggung biaya.

Kedua adalah BOP-Pilihan (BOP-P) pengajuan tarif UKT yang ditentukan sendiri oleh penanggung biaya. Untuk biaya, BOP-P tarifnya lebih besar karena biaya ditujukan untuk penanggung biaya yang ingin ikut bantu biaya operasional pendidikan sarjana reguler.

Buat gambaran saja, untuk mahasiswa reguler kamu perlu menyiapkan maksimal Rp 7,5 juta per semester. Nah jika dikalkulasikan kuliahmu hingga 12 semester, maka harus menyiapkan setidaknya Rp 90 juta untuk jadi lulusan dokter UI. 

Universitas Negeri Gadjah Mada (UGM)
Sama seperti Universitas Indonesia, Universitas Negeri Gadjah Mada (UGM) juga jadi favorit semua pelajar di Indonesia. Bagaimana tidak, kampus tertua di Indonesia ini meraih peringkat 1 sebagai kampus terbaik di Indonesia versi UniRank 2018.

Di UGM, Fakultas Kedokterannya sudah berubah jadi Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK). Untuk masuk ke FKKMK, uang kuliah bagi mahasiswa jalur penerimaan SNMPTN, SBMPTN, PBU hingga UTUL tahun 2018 ditentukan dari total penghasilan kotor dan penghasilan tambahan dan penghasilan orangtua.

Berdasarkan tabel UKT, jika kamu mau jadi dokter lulusan UGM maka perlu menyiapkan dana maksimal Rp 26 juta per semesternya. Jika dihitung-hitung lagi, kuliah 3,5 tahun ditambah koas 2 tahun maka total UKT yang perlu disiapkan adalah Rp312 juta. Ayo sudah menyiapkan tabungan dari sekarang?

Universitas Padjadjaran (UNPAD)
Universitas Padjadjaran (Unpad) juga jadi salah satu PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang memiliki Jurusan Kedokteran. Di Unpad, secara umum biaya kuliah untuk jenjang S-1, terbagi menjadi dua ada Biaya Kuliah Tunggal (BKT) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT). BKT dan UKT ini sudah mendapat subsidi oleh pemerintah, sehingga bisa sedikit terbantu.

Sebagai hitung-hitungan awal, kuliah kedokteran di Unpad untuk satu semester setidaknya punya Rp 13 juta. Jika ditotal, kuliah selama 12 semester atau 6 tahun maka biaya yang perlu disiapkan adalah Rp 150 juta. Ini baru biaya kuliah ya, belum biaya hidup!

Universitas Airlangga (Unair)
Unair menjadi salah satu kampus negeri kenamaan di Surabaya bahkan Jawa Timur. Begitupun dengan Fakultas Kedokteran Unair (FKUA) yang memiliki akreditasi A.

Untuk menempuh pendidikan kedokteran di Unair, per semester harus memiliki dana sebanyak Rp21,5 juta. Sehingga jika kamu kuliah hingga 6 tahun lamanya, dibutuhkan dana sebesar Rp258 juta.

Universitas Sumatera Utara (USU)
Universitas Sumatera Utara atau USU ini sempat masuk dalam jajaran 100 PTN terbaik versi Kemenristek Dikti 2017, dan Fakultas Kedokterannya menjadi yang pertama di Sumatera lho.

USU membagi UKT-nya ke dalam 7 kriteria dengan biaya paling rendah hanya Rp500 ribu, dan tertinggi adalah Rp6,2 juta per semester. Sistem UKT ini berlaku bagi mahasiswa yang ingin masuk melalui jalur SBMPTN.

Jika diambil biaya termahalnya, maka untuk kuliah kedokteran di USU, kamu perlu menyiapkan dana sebanyak Rp74,4 juta selama 6 tahun selama duduk di bangku kuliah. Hal ini merupakan biaya yang paling murah dibandingkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya yang sudah disebutkan tadi.

Jika sudah mengetahui kisaran dana yang harus disiapkan untuk menjadi dokter lewat Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di atas. Kira-kira, kampus mana nih yang akan kamu pilih untuk mewujudkan mimpimu dan keluarga menjadi untuk seorang dokter?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jarang Disorot Media, Sosok Suami Dokter Reisa Ternyata Keturunan Keraton

Jarang Disorot Media, Sosok Suami Dokter Reisa Ternyata Keturunan Keraton

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2020 | 20:45 WIB

Di Tengah Pandemi, Singapura Buka 7.500 Lowongan Pekerjaan Sektor Kesehatan

Di Tengah Pandemi, Singapura Buka 7.500 Lowongan Pekerjaan Sektor Kesehatan

Health | Rabu, 26 Agustus 2020 | 15:46 WIB

Tips Dokter: 3 Cara Mudah Meremajakan Kulit

Tips Dokter: 3 Cara Mudah Meremajakan Kulit

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2020 | 15:36 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB