Penyebab Radang Otak Barli Asmara dan Berita Populer Lainnya

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Jum'at, 28 Agustus 2020 | 18:50 WIB
Penyebab Radang Otak Barli Asmara dan Berita Populer Lainnya
Desainer Barli Asmara meninggal dunia pada Kamis (27/8/2020). (Dok Instagram/BarliAsmara)

Suara.com - Kabar duka datang dari Barli Asmara. Desainer muda ini dikabarkan meninggal lantaran penyakit radang otak yang dideritanya. Penting mengetahui penyebabnya agar bisa meminimalisir risikonya.

Sementara itu, para peneliti kini terus mendalami bahwa virus corona atau Covid-19 bisa menyebar melalui air limbah. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut ini kabar populer lainnya.

1. Belajar dari Barli Asmara, Ini 3 Faktor yang Bisa Sebabkan Radang Otak!

Desainer Barli Asmara meninggal dunia pada Kamis (27/8/2020). (Dok Instagram/BarliAsmara)
Desainer Barli Asmara meninggal dunia pada Kamis (27/8/2020). (Dok Instagram/BarliAsmara)

Desainer kondang Barli Asmara meninggal dunia akibat radang otak terkait virus toxoplasma kemarin, Kamis (27/8/2020) di Bali.

Sebelum meninggal dunia, Barli Asmara sempat menjalani perawatan di ICU rumah sakit di Bali. Ia juga baru pindah ke Bali sebulan lalu.

Baca selengkapnya

2. Awas, Ada Kemungkinan Covid-19 Menular Lewat Air Limbah

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Dalam upaya untuk memahami lebih banyak tentang SARS-CoV-2 yang terus berkembang, virus yang bertanggung jawab atas Covid-19, para peneliti telah menguji limbah selama berbulan-bulan.

Sebuah studi global baru - yang dipimpin oleh para peneliti dari Zuckerberg Institute for Water Research di Ben-Gurion University of the Negev (BGU) memperingatkan bahwa air limbah yang mengandung virus corona mungkin menjadi ancaman serius.

Baca Juga: Rekor Baru Covid-19 di Indonesia: Jakarta 869 Kasus, Jabar 526 Kasus

Baca selengkapnya

3. Ini Alasan Kenapa Isolasi Covid-19 Harus 14 Hari

Ilustrasi isolasi Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi isolasi Covid-19. (Shutterstock)

Saat seseorang tertular Covid-19, khususnya yang tidak bergejala, mereka akan diminta mengisolasi diri selama 14 hari di rumah. Selama waktu itu, mereka diminta memperhatikan gejala yang dirasakan tubuh.

Menyoal waktu isolasi, kenapa harus 14 hari?

Baca selengkapnya

4. Barli Asmara Meninggal Karena Toxoplasma, Apa Kaitannya dengan Radang Otak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI