Lewat Air Limbah, Peneliti Dapat Mencegah Penyebaran Virus Corona Covid-19!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 31 Agustus 2020 | 15:09 WIB
Lewat Air Limbah, Peneliti Dapat Mencegah Penyebaran Virus Corona Covid-19!
Ilustrasi peneliti kesehatan. (Shutterstock)

Suara.com - Ketika sebagian besar orang mendeteksi infeksi virus corona Covid-19 menggunakan darah atau sekresi di pernapasan, Ian Pepper, dari Universitas Arizona, mengidentifikasinya dengan air limbah manusia.

Laboratoriumnya, University of Arizona's Water & Energy Sustainable Technology Center, menggunakan uji kimia untuk menganalisis polutan, virus, dan partikel lain dalam limbah.

Baru-baru ini, Pepper dan rekan-rekannya mencoba melacak dan mencegah wabah virus corona menggunakan metode epidemiologi berbasis air limbah yang telah dilakukan sejak Maret.

Minggu ini, studi yang mereka lakukan tampaknya telah menahan wabah virus corona Covid-19 di lingkungan Universitas Arizona.

Universitas memulai kelas tatap muka pada Senin (24/8/2020). Sebelum dibuka, Pepper dan timnya membuat sistem untuk menguji air limbah yang berasal dari sekitar 20 gedung di kampus, termasuk asrama.

Ilustrasi seorang lelaki di laboratorium. [Shutterstock]
Ilustrasi seorang lelaki di laboratorium. [Shutterstock]

Pada Selasa, sistem pengujiannya memberikan hasil bahwa dideteksi ada peningkatan virus corona Covid-19 di limbah kampus, khususnya berasal dari salah satu asrama.

Hari berikutnya, mereka menguji 311 orang yang tinggal di asrama tersebut. Hasilnya, dua dinyatakan positif dan mereka tergolong orang tanpa gejala (OTG).

Kedua mahasiswa itu langsung dikarantina, dan kini kampus sedang melakukan pelacakan kontak untuk menemukan kasus tambahan.

"Dengan deteksi dini ini, kami langsung melakukannya, menguji anak-anak itu, dan memberi mereka isolasi yang sesuai di tempat yang mereka butuhkan," jelas Richard Carmona, ketua gugus universitas dan mantan Jenderal Ahli Bedah Amerika Serikat.

baca juga

Pepper mengatakan tes limbah dapat mendeteksi peningkatan level virus corona hingga tujuh hari sebelum seseorang mulai menunjukkan gejala, lapor Business Insider.

Petinggi universitas mengatakan, tanpa sistem pengujian air limbah, kemungkinan kedua siswa tanpa gejala tersebut dapat dengan mudah menyebarkan virus corona Covid-19 di lingkungan kampus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Pakai Masker Hanya Bisa Lindungi Orang Lain dari Virus Corona?

Benarkah Pakai Masker Hanya Bisa Lindungi Orang Lain dari Virus Corona?

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 14:30 WIB

Studi: Mutasi Virus Corona di Indonesia 10 Kali Lebih Menular, tapi Ringan

Studi: Mutasi Virus Corona di Indonesia 10 Kali Lebih Menular, tapi Ringan

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 13:56 WIB

Tak Boleh Asal, Ini Cara Mencuci Masker Kain Agar Bersih dari Virus Corona

Tak Boleh Asal, Ini Cara Mencuci Masker Kain Agar Bersih dari Virus Corona

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2020 | 13:50 WIB

Terkini

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×