Studi: Mutasi Virus Corona di Indonesia 10 Kali Lebih Menular, tapi Ringan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 31 Agustus 2020 | 13:56 WIB
Studi: Mutasi Virus Corona di Indonesia 10 Kali Lebih Menular, tapi Ringan
Pemeriksaan virus corona. (Antara)

Suara.com - Mutasi virus corona penyabab Covid-19 yang berada di indonesia disebut lebih menular daripada mutasi lain. Hal ini dinyatakan oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman pada Minggu (20/8/2020).

Melansir dari South China Morning Post (SCMP), mutasi yang lebih menular ini dikenal dengan mutasi D614G. Mutasi ini yang juga menghantui kawasan New York, Italia, dan Inggris.

Penelitian-penelitian sebelumnya menyatakan bahwa mutasi ini menginfeksi virus dengan penyakit atau gejala Covid-19 yang lebih ringan, namun penyebarannya lebih cepat 10 kali lipat.

"Mutasi virus D614G yang menular tetapi lebih ringan telah ditemukan dalam data sekuensing genom dari sampel yang dikumpulkan oleh institut tersebut," kata wakil direktur Eijkman  seperti yang dikutip dari SCMP. 

Ia menambahkan bahwa lebih banyak penelitian diperlukan untuk menentukan apakah mutasi ini yang menginfeksi peningkatan kasus di Indonesia belakangan ini. Indonesia telah melaporkan 2.858 kasus infeksi baru pada hari Minggu (30/8/2020) sementara jumlah total kasus telah mencapai 172.053 infeksi dengan 7.343 kematian.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) strain D614G telah diidentifikasi pada Februari di mana  telah beredar di Eropa dan Amerika. Mutasi ini juga telah ditemukan di negara tetangga, Singapura dan Malaysia.

Syahrizal Syarif, seorang ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia memperingatkan masyarakat Indonesia untuk tetap waspada. Sebab menurut pemodelan yang ia susun menunjukkan bahwa beban kasus infeksi di Indonesia bisa meningkat menjadi 500.000 pada akhir tahun.

"Situasinya jadi serius, penularan lokal saat ini di luar kendali," kata Syarif.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanya Kapan Pandemi Covid-19 Usai, Banyak Orang India Pergi ke Peramal

Tanya Kapan Pandemi Covid-19 Usai, Banyak Orang India Pergi ke Peramal

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2020 | 13:00 WIB

Lawan Covid-19, Indonesia Tantangannya Lebih Berat, Apa Saja?

Lawan Covid-19, Indonesia Tantangannya Lebih Berat, Apa Saja?

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 12:54 WIB

Studi: Obesitas Tingkatkan Kematian Akibat Covid-19 hingga 50 Persen

Studi: Obesitas Tingkatkan Kematian Akibat Covid-19 hingga 50 Persen

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 13:02 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×