Banyak yang Salah saat Masak Daging Ayam, Bagaimana Cara Benar Mengolahnya?

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Banyak yang Salah saat Masak Daging Ayam, Bagaimana Cara Benar Mengolahnya?
Ilustrasi daging ayam

Sebuah studi menunjukkan bahwa banyak orang yang masih salah kaprah saat memasak daging ayam.

Suara.com - Daging ayam menjadi salah satu makanan hewani yang paling populer. Sayangnya kebanyakan orang tidak mengerti cara memasaknya, yang justru akan meningkatkan risiko keracunan. 

Melansir dari Insider, kebanyakan orang memastikan kematangan daging ayam dengan cara memeriksa bagian dalamnya, jika sudah tidak berwarna merah muda maka itu dianggap matang. Tetapi metode populer itu lebih berisiko dan sering kali meninggalkan beberapa patogen. 

Penelitian ini telah diterbitkan jurnal Public Library of Science PLOS ONE.

Ketika para peneliti mencoba metode memasak tersebut di laboratorium. Peneliti menemukan bahwa ayam yang dimasak dengan metode ini masih sering meninggalkan jejak bakteri Salmonella pada ayam. Salmonella merupakan sejenis bakteri yang menyebabkan keracunan makanan.

Baca Juga: Sering Merasa Lemas di Siang Hari? Konsumsi 5 Makanan Peningkat Energi Ini

Bakteri mampu bertahan hidup pada daging bahkan setelah warna daging sudah tidak merah muda. Oleh karena itu, para peneliti mernyarankan untuk memeriksa kematangan dengan dilihat dari tekstur daging bagian dalam.

"Kami terkejut bahwa memastikan kematangan ayam dengan melihat warna ayam masih tidak aman," kata Dr. Solveig Langsrud, penulis utama studi dan ilmuwan senior di Institut Penelitian Pangan, Perikanan dan Budidaya Laut Norwegia.

Ilustrasi mencuci daging ayam mentah. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi mencuci daging ayam mentah. (Sumber: Shutterstock)

Langsrud dan penulis lainnya menyimpulkan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian untuk membantu mencegah keracunan makanan. Apalagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan ada 600 juta kasus keracunan makanan  di seluruh dunia setiap tahun.

"Untuk saat ini, orang yang memasak ayam di rumah harus memastikan bahwa mereka memasak semua sisi daging secara menyeluruh dan merata," kata Langsrud.

"Pertama, konsumen harus memeriksa bahwa semua permukaan daging harusnya sudah matang karena sebagian besar bakteri ada di permukaan. Kedua, mereka harus memeriksa bagian intinya. Saat daging inti berserat dan tidak mengilap, berarti daging sudah aman dimakan," Kata Langsrud.

Baca Juga: Siomay atau Batagor, Mana yang Lebih Sehat?

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS