Update Covid-19 Global: Brasil Enggan Paksa Warganya Lakukan Vaksin Corona

Risna Halidi, Lilis Varwati

Jum'at, 04 September 2020 | 09:13 WIB
Update Covid-19 Global: Brasil Enggan Paksa Warganya Lakukan Vaksin Corona
Seorang pengunjuk rasa berpartisipasi dalam sebuah protes mendukung Presiden Brazil Jair Bolsonaro, di tengah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di Brasilia, Brazil, Minggu (28/6/2020). (REUTERS/Adriano Machado/WSJ/cfo)

Suara.com - Ketika seluruh dunia tengah menunggu selesainya penelitian vaksin Covid-19, Presiden Brasil Jair Bolsonaro justru menegaskan bahwa warganya tidak wajib melakukan vaksinasi. Menurut Bolsonaro, kebanyakan orang melakukan vaksin karena dipaksa. 

"Banyak orang ingin vaksin diterapkan dengan cara yang memaksa. Tetapi tidak ada undang-undang yang mengaturnya," kata Bolsonaro dalam siaran langsung Facebook dengan para pendukungnya, Kamis (3/9/2020) dikutip Channel News Asia.

Pernyataan itu juga didukung oleh Wakil Presiden Brasil, Hamilton Mourao. Ia menyampaikan sebelumnya bahwa vaksinasi massal mungkin akan dilakukan untuk melawan pandemi Covid-19 di Brasil, tetapi ia tetap sejalan dengan sikap Bolsonaro.

"Tidak ada cara bagi pemerintah - kecuali kita hidup dalam kediktatoran - untuk memaksa semua orang mendapatkan vaksinasi," kata Mourao dalam wawancara radio.

Brasil menjadi negara kedua kasus Covid-19 terbanyak di dunia dengan total telah lebih dari 4 juta kasus infeksi. Data dari situs worldometers.info, ada 44.728 orang di Brasil terinfeksi virus corona dalam 24 jam terakhir kemarin. 

Sedangkan angka kematiannya telah mencapai 124.729 jiwa dan yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 3.247.610 orang. Meski tinggi, para ahli berpendapat bahwa pertumbuhan kasus Covid-19 di Brasil telah menurun.

Para peneliti di Imperial College London menghitung bahwa tingkat penularan di Brasil atau R0 telah di bawah satu. Artinya  setiap orang yang terinfeksi virus corona menyebarkan ke orang lain tidak lebih atau kurang dari satu.

Penurunan juga terjadi pada angka kematian Covid-19 per hari. Namun diakui statistik pemerintah masih tidak stabil. Meski angka kematian harian sempat di bawah 900 pada pekan lalu, namun kembali di atas 1000 kematian sejak dua hari lalu. 

Sedangkan secara Global, pertambahan kasus Covid-19 belum menunjukan penurunan secara signifikan. Infeksi harian di seluruh dunia masih bertambah di atas 280 kasus. 

baca juga

Hingga saat ini total infeksi virus corona telah mencapai 26.455.962 orang tersebar di 215 negara. Amerika Serikat masih menjadi yang terbanyak dengan jumlah 6.334.055 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update 4 September: Pasien Positif Covid di RSD Wisma Atlet Jadi 1630 Orang

Update 4 September: Pasien Positif Covid di RSD Wisma Atlet Jadi 1630 Orang

News | Jum'at, 04 September 2020 | 09:11 WIB

OTG, Ini Kronologi Mahasiswa UPN yang Akhirnya Diketahui Positif Covid-19

OTG, Ini Kronologi Mahasiswa UPN yang Akhirnya Diketahui Positif Covid-19

Jogja | Jum'at, 04 September 2020 | 08:50 WIB

Ganjil Genap saat Kasus Covid-19 Melonjak, Ferdinand PD: Pemikiran Sesat

Ganjil Genap saat Kasus Covid-19 Melonjak, Ferdinand PD: Pemikiran Sesat

News | Jum'at, 04 September 2020 | 09:07 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×