Ajarkan Anak Toilet Training, Ini Empat Hal yang Harus Diperhatikan

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Selasa, 08 September 2020 | 14:05 WIB
Ajarkan Anak Toilet Training, Ini Empat Hal yang Harus Diperhatikan
Toilet training pada anak (Shutterstock)

Suara.com - Mengajari anak untuk memakai toilet atau toilet training menjadi salah satu bekal yang harus diajarkan orangtua pada anak. Saat makin bertumbuh besar, anak harus diajarkan cara membuka celana, menggunakan alat di toilet hingga menjaga kebersihan diri.

Psikolog Vya Fiona A Mawarni, S.Psi., M.Sc mengatakan pada dasarnya anak sudah memiliki kemampuan berjongkok, melepas celana dan menggunakan air di usia lebih dari satu tahun. Selanjutnya tinggal orangtua merangkainya saat anak buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK).

"Skill toilet training mereka sudah ada berjongkok hingga melepas celana hanya tinggal kita merangkainya satu sama lain," ujar Vya dalam diskusi bersama anakku.id beberapa waktu lalu.

Ilustrasi Anak BAB. (Shutterstock)
Ilustrasi toilet training. (Shutterstock)

Psikolog yang tengah berkiprah di Abu Dhabi itu juga mengingatkan ada 3 hal yang harus dilakukan orangtua saat proses toilet training, agar anak semakin mahir.

1. Berikan bantuan bertahap

Karena anak sudah punya kemampuan jongkok, hingga berjalan di kamar mandi. Maka orangtua hindari untuk membantu seluruh proses toilet training, tapi perhatikan lebih dulu bantu hanya saat mereka kesulitan.

"Lihat saat melepas celana tapi dia masih kesulitan membuka kancing celana, dalam bantuan bertahap ini bantu secara fisik bagaimana membuka celana. Step selanjutnya lakukan mandiri lagi," tutur Vya.

Perlahan kesulitan itu orangtua bisa mengajari bagaimana cara menanganinya, sampai tidak lagi meminta bantuan.

2. Bantu dengan petunjuk

Baca Juga: Hasil Studi: Probiotik Dapat Membantu Anak Obesitas Turunkan Berat Badan

Jika anak sudah bisa membaca atau memahami gambar, orangtua bisa berikan petunjuk berupa gambar atau tulisan yang memandu mereka cara melakukan toilet training. Atau orangtua bisa memberikan panduan dari luar toilet dengan arahan suara.

"Bantuan verbal masuk kamar mandi buka celana jongkok dan seterusnya. Gambar menunjuk ke arah toilet pintu, tunjuk ke arah wastafel, cuci tangan dan modeling ini bisa melalui video, bisa melalui game," jelas Vya.

3. Berikan pujian dan hadiah

Agar anak semakin terpacu, beri penghargaan saat mereka berhasil melakukan yang sebelumnya tidak bisa dilakukan. Karena anak kerap tidak mengerti pujian bisa diberikan berupa makanan atau mainan kesukaannya.

"Ketika lakukan segera mungkin puji apa yang dia mau. Ketika dia berhasil dia ingin main mobil-mobilan, maka langsung berikan," kata Vya.

Vya menyarankan mainan atau hadiah harus eksklusif, sehingga anak merasa istimewa. Makanan atau mainan yang dihadiahi hanya bisa didapatkan saat berhasil melakukan toilet training.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI