facebook

Peneliti Inggris Temukan3 Gejala Baru Covid-19 pada Anak

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Peneliti Inggris Temukan3 Gejala Baru Covid-19 pada Anak
Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)

Peneliti dari King's College London, Inggris, mengungkapkan tiga gejala Covid-19 yang baru ditemukan pada kebanyakan anak-anak.

Suara.com - Ahli kembali menemukan daftar gejala yang sangat umum terjadi pada anak-anak saat terinfeksi virus corona Covid-19, yaitu kelelahan, demam, dan sakit kepala.

"Kami perlu mulai memberi tahu orang-orang apa saja gejala utama sesuai dengan perbedaan usia selain batuk, demam, dan kurangnya kemampuan indera penciuman," kata pemimpin penelitian Profesor Tim Spector, dari King's College London, Inggris.

Penemuan terbaru tim tersebut didasarkan pada laporan gejala pada 198 anak yang dites positif Covid-19.

Lebih dari separuh (55%) anak-anak dengan gejala Covid-19 mengalami kelelahan, sementara 54% mengeluh sakit kepala, dan hampir setengahnya demam.

Baca Juga: Plt Direktur RSUD Pasbar Positif Covid, Gugus Tugas Tak Tahu Keberadaannya

Sebanyak 38% anak-anak dengan gejala merasakan sakit tenggorokan, 35% tidak napsu makan, 15% mengalami ruam kulit yang tidak biasa dan 13% terkena diare.

Ilustrasi anak demam (Shutterstock)

Tim menyarankan, yang terpenting adalah anak-anak ikut dites saat orangtuanya melakukan tes virus corona, meski mereka tidak menunjukkan gejala.

Dr Tom Waterfield dari Queen's University Belfast, yang tidak terlibat dalam penelitian, mengatakan temuan ini sejalan dengan karyanya sendiri yang menunjukkan gejala seperti kelelahan, sakit kepala, dan sakit perut biasa terjadi pada anak-anak dengan Covid-19.

Prof Martin Marshall, ketua Royal College of GPs, menyambut baik penelitian ini.

"Memahami bahwa anak-anak mungkin menunjukkan gejala yang berbeda dengan orang dewasa sangat berguna agar dokter dan timnya, serta dokter spesialis anak, dapat mengidentifikasi virus dan merespons dengan tepat," katanya, dikutip dari The Guardian.

Baca Juga: Cakung Tertinggi ke-2 Kasus Covid-19 di Jaktim, Petugas Arak Peti Jenazah

Komentar