Chat atau Telepon, Cara Mana yang Lebih Mendekatkan secara Psikologis?

Sabtu, 12 September 2020 | 15:25 WIB
Chat atau Telepon, Cara Mana yang Lebih Mendekatkan secara Psikologis?
Ilustrasi seorang lelaki chatting dengan smartphone. [Jamie Street/Unsplash]

Suara.com - Selama pandemi, orang-orang lebih tergantung dengan teknologi komunikasi ketimbang pertemuan tatap muka. Oleh karena itu, para peneliti dari The University of Texas di Austin membandingkan efektivitas  komunikasi pesan teks dan panggilan telepon

Melansir dari Medicaxpress, dalam penelitian tersebut para peserta cenderung memilih pesan teks ketimbang telepon karena takut canggung. Padahal menurut peneliti, berkabar dengat telepon lebih baik. 

"Orang memilih untuk mengetik karena mereka yakin panggilan telepon akan lebih canggung, tetapi mereka salah," kata Amit Kumar, asisten profesor pemasaran Sekolah Bisnis McCombs.

"Orang merasa lebih terhubung secara signifikan melalui media berbasis suara, tetapi mereka memiliki ketakutan tentang kecanggungan yang mendorong mereka ke media berbasis teks," kata Kumar.

Penelitian ini telah diterbitkan secara online di Journal of Experimental Psychology. Dalam satu percobaan, peneliti meminta 200 orang untuk membuat prediksi tentang bagaimana rasanya berhubungan kembali dengan teman lama baik melalui pesan teks atau telepon.

Meskipun peserta mengetahui bahwa panggilan telepon akan membuat mereka merasa lebih terhubung, mereka tetap mengatakan bahwa mereka lebih suka mengirim pesan karena mengira panggilan akan terlalu canggung.

"Tetapi panggilan telepon berjalan jauh lebih baik daripada berkirim pesan teks," demikian temuan para peneliti.

"Ketika sampai pada pengalaman nyata, orang-orang melaporkan bahwa mereka memang membentuk ikatan yang lebih kuat secara signifikan dengan teman lama mereka di telepon daripada pesan teks," kata Kumar.

Ilustrasi panggilan telepon. [Shutterstock]
Ilustrasi panggilan telepon. [Shutterstock]

Nyatanya, suara itu sendiri, meski tanpa visual, tampaknya menjadi bagian integral dari ikatan atau hubungan. "Hasil penelitian mengungkapkan bahwa media komunikasi pada saat mengelola hubungan melalui teknologi sangat penting," ujar Kumar. 

Baca Juga: Tak Banyak Disadari, Begini Gejala Umum Masalah Kesehatan Mental

"Kita diminta menjaga jarak secara fisik, tetapi kita masih membutuhkan ikatan sosial ini untuk kesejahteraan psikologi, bahkan untuk kesehatan kita," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI