CDC: Sebelum Sakit, Orang dengan Covid-19 Cenderung Makan di Restoran

Yasinta Rahmawati

Minggu, 13 September 2020 | 16:34 WIB
CDC: Sebelum Sakit, Orang dengan Covid-19 Cenderung Makan di Restoran
Ilustrasi makan di restoran saat new normal. (Shutterstock)

Suara.com - Selama berlangsungnya new normal saat pandemi Covid-19, restoran diimbau untuk mengikuti protokol kesehatan agar pelanggan tetap aman. Mulai dari semua karyawan harus mengenakan masker, membatasi pelanggan yang dine-in hingga rutin menyemprot disinfektan.

Tetapi sebuah studi baru yang diterbitkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menunjukkan bahwa upaya itu mungkin tidak cukup.

Dilansir dari USA Today, orang dewasa dengan Covid-19 ditemukan dua kali lebih mungkin untuk makan di restoran dalam 14 hari sebelum jatuh sakit daripada mereka yang dites negatif, menurut Laporan Mingguan Morbiditas dan Kematian CDC minggu lalu.

Analisis terbatas pada mereka yang tidak merasa memiliki kontak dekat dengan orang yang juga positif Covid-19, melaporkan diri pergi ke bar atau kedai kopi.

Studi ini melibatkan 314 orang dewasa bergejala yang dites Covid-19 pada Juli di 11 fasilitas perawatan kesehatan di berbagai negara bagian. Dari kelompok itu, 154 pasien dinyatakan positif Covid-19.

Ilustrasi makan di restoran saat new normal. (Shutterstock)
Ilustrasi makan di restoran saat new normal. (Shutterstock)

Dr Marybeth Sexton, asisten profesor penyakit menular di Emory University School of Medicine, mengatakan ukuran sampel penelitian cukup kecil dan diambil dari negara bagian yang berada dalam berbagai tahap penularan komunitas dan pembukaan kembali bertahap.

Dia juga mengatakan mungkin penting untuk mengetahui apakah restoran-restoran ini mematuhi pedoman dan batasan Covid-19 lokal atau tidak.

Namun, laporan tersebut konsisten dengan data lain dari dinas kesehatan setempat, katanya. Baginya ini merupakan temuan yang sangat penting dan bukan pertama kali.

"Masing-masing negara bagian telah melaporkan dengan pelacakan kontak mereka bahwa sejumlah besar orang telah makan di restoran sebelum jatuh sakit," ujarnya.

baca juga

Makan di restoran atau di luar adalah salah satu aktivitas berisiko tinggi dalam penularan Covid-19, sebab orang harus melepas masker saat makan, kata Paul Biddinger, direktur program Penelitian, Evaluasi, dan Praktik Kesiapsiagaan Darurat di Harvard TH Chan School of Public Health.

Ketika pengunjung memilih untuk makan di restoran atau di luar, mereka harus memperhatikan berbagai risiko terkait penularan Covid-19. Terutama ketika berbagi meja dengan orang di lain yang baru ditemui.

"Saya sangat mengerti kenapa orang-orang ingin sekali berkumpul dengan teman-teman dan kami tentunya ingin bisa mendukung komunitas restoran. Saya pikir orang harus sangat berhati-hati dalam memilih makan," katanya.

Namun demikian, ia tidak berpikir bahwa laporan tersebut secara otomatis memukul rata semua acara makan di restoran atau di luar itu berisiko.

Sebelum laporan itu diterbitkan, CDC telah mengatur kewaspadaan restoran menjadi empat kategori berdasarkan risiko:

  1. Risiko terendah : Layanan makanan terbatas pada drive-through, pengiriman, take-out, dan penjemputan di sisi jalan.
  2. Lebih banyak risiko: Drive-through, pengiriman, pengambilan, dan penjemputan di tepi jalan. Tempat makan di tempat terbatas pada tempat duduk outdoor. Kapasitas tempat duduk dikurangi untuk memungkinkan tabel ditempatkan terpisah setidaknya 6 kaki.
  3. Risiko yang lebih besar : Makan di tempat dengan tempat duduk dalam dan luar ruangan. Kapasitas tempat duduk dikurangi untuk memungkinkan tiap meja memiliki jarak setidaknya 6 kaki.
  4. Risiko tertinggi : Makan di tempat dengan tempat duduk di dalam dan luar ruangan. Kapasitas tempat duduk tidak berkurang dan meja tidak berjarak setidaknya 6 kaki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Ditangguhkan, Inggris Sambut Baik Uji Klinis Vaksin Corona Lanjutan

Sempat Ditangguhkan, Inggris Sambut Baik Uji Klinis Vaksin Corona Lanjutan

Banten | Minggu, 13 September 2020 | 15:43 WIB

115 Dokter Gugur Karena Corona, Ini Suara Hati Buya Syafii Maarif ke Jokowi

115 Dokter Gugur Karena Corona, Ini Suara Hati Buya Syafii Maarif ke Jokowi

News | Minggu, 13 September 2020 | 15:29 WIB

Bikin Ngakak! Langgar Protokol Kesehatan, Anak Ini Usul Diceburin Ke Sumur

Bikin Ngakak! Langgar Protokol Kesehatan, Anak Ini Usul Diceburin Ke Sumur

Kalbar | Minggu, 13 September 2020 | 14:39 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×