Lakukan Sidak, Menkes Terawan Sebut Jakarta Tak Kekurangan Kamar Isolasi

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Senin, 14 September 2020 | 15:16 WIB
Lakukan Sidak, Menkes Terawan Sebut Jakarta Tak Kekurangan Kamar Isolasi
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (tengah) didampingi jajarannya mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/5). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]

Suara.com - Menteri Kesehatan Republik Indonesia Terawan Agus Putranto memastikan DKI Jakarta masih mampu melakukan perawatan pasien Covid-19. Hal ini berdasarkan hasil sidak lapangan yang dilakukan oleh Terawan pada Minggu, 13 September 2020 kemarin.

"Khusus untuk DKI Jakarta berdasarkan dari pengecekan langsung pengamatan dan juga sidak di lapangan per 13 September 2020, pukul 12 siang. Dapat kami sampaikan bahwa untuk DKI Jakarta masih mampu melakukan perawatan pasien Covid-19," ujar Menkes Terawan dalam saat konferensi pers di Sekretariat Presiden, Senin (14/9/2020). 

Hasil sidak itu menemukan masih ada 1088 tempat tidur yang kosong untuk merawat dan mengisolasi pasien Covid-19 dengan gejala sedang.

Rencananya, akan ada penambahan sebanyak 1022 tempat tidur sebagai antisipasi jika pasien Covid-19 membludak. Sehingga, jumlah tempat tidur untuk merawat pasien Covid-19 bergejala sedang secara total ada sebanyak 5.293 buah.

Jumlah ini sudah termasuk tambahan tempat tidur di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran yang sudah ditambahkan menjadi 2 tower. Dari 1.746 kapasitas tempat tidur, sudah terisi 888. Sedangkan Tower 7 terdapat 2472 tempat tidur, baru terisi 749.

"Sedangkan untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala berat yang memerlukan ruang ICU, maka terdapat ruang ICU kosong yang berjumlah 115 tempat dari 584 tempat tidur yang ada, dan dalam beberapa hari ke depan dapat ditambah sebanyak 138 tempat tidur sehingga total menjadi 722 tempat tidur," jelas Menkes Terawan.

Mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto itu juga mengklaim para tenaga medis masih mampu merawat pasien Covid-19, termasuk keberadan 16.286 relawan di seluruh rumah sakit Covid-19 Indonesia, laboratorium dan sarana kesehatan pelayanan Covid-19. "Dan masih ada 3500 dokter internship, masih ada 800 tenaga Nusantara sehat dan disamping itu ada tenaga relawan 685 orang," klaimnya.

Jumlah dokter termasuk di dalamnya adalah dokter spesialis paru, anastesi, penyakit dalam dan tenaga kesehatan lain. Termasuk juga tenaga penunjang seperti perawat, dokter umum dan tenaga medis tambahan bila dibutuhkan.

Untuk isolasi mandiri pasien konfirmasi tanpa gejala, di RS Darurat Wisma Atlet telah menyiapkan 2 tower baru yaitu tower 4 dan tower 5. Masing-masing untuk tower 4 ada 2472 tempat tidur yang belum terisi, sedangkan tower 5 terdapat 2472 tempat tidur yang baru terisi 8.

baca juga

Pemerintah juga, kata Menkes Terawan sudah menyiapkan 10 hingga 15 hotel berkapasitas 1500 hingga 3000 orang untuk menjalani isolasi mandiri pasien Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama PSBB DKI, Ganjar Minta Warga Jateng Tidak Mudik

Selama PSBB DKI, Ganjar Minta Warga Jateng Tidak Mudik

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2020 | 14:55 WIB

CDC: Banyak Orang Positif Covid-19 Pernah Makan di Restoran saat Pandemi

CDC: Banyak Orang Positif Covid-19 Pernah Makan di Restoran saat Pandemi

Health | Senin, 14 September 2020 | 15:02 WIB

Sedih, Alissa Wahid Menangis Setiap Melihat Dokter Gugur Karena Covid-19

Sedih, Alissa Wahid Menangis Setiap Melihat Dokter Gugur Karena Covid-19

Jogja | Senin, 14 September 2020 | 15:10 WIB

Terkini

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:31 WIB

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:30 WIB

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 12:28 WIB

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:25 WIB

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:20 WIB

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:19 WIB

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:17 WIB

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:15 WIB

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:05 WIB

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:03 WIB

×