Ngeri, Kondisi Covid-19 yang Parah Lebih Mematikan dari Serangan Jantung

Bimo Aria Fundrika

Senin, 14 September 2020 | 17:40 WIB
Ngeri, Kondisi Covid-19 yang Parah Lebih Mematikan dari Serangan Jantung
Ilustrasi serangan jantung. (Shutterstock)

Suara.com - Kondisi Covid-19 yang parah lebih mematikan daripada serangan jantung di kalangan dewasa muda, menurut sebuah penelitian baru.

Data dianalisis di Brigham and Women’s Hospital di Boston dan temuan tim dipublikasikan pada Rabu di Jama Internal Medicine.

Dilansir dari New Yor Post, Senin, (14/4/2020), dari hampir 781.000 pasien virus corona yang dipulangkan antara 1 April dan 30 Juni, 5 persen di antara orang dewasa muda berusia 18 hingga 34 tahun.

Lebih dari separuh pasien ini adalah laki-laki dan 57 persen berkulit hitam atau Hispanik. Menurut penulis penelitian ini konsisten dengan temuan sebelumnya tentang keparahan penyakit yang tidak proporsional dalam kelompok demografis terebut.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Peneliti membuat daftar beberapa penyakit penyerta yang umum; hampir satu dari empat pasien mengalami obesitas yang tidak sehat, 16 persen menderita hipertensi dan 18 persen berjuang melawan diabetes. Kondisi kesehatan ini terkait dengan hasil yang lebih buruk.

Lebih lanjut, orang dewasa muda dengan beberapa penyakit penyerta menghadapi risiko yang setara dengan yang terlihat di antara orang dewasa paruh baya tanpa kondisi kesehatan yang mendasarinya, penulis penelitian menulis.

Orang dewasa muda yang dirawat di rumah sakit “mengalami tingkat efek samping yang signifikan,” menurut penelitian, dengan 21 persen membutuhkan perawatan intensif, 10 persen menjalani ventilasi mekanis dan hampir 3 persen meninggal.

Sementara angka kematian di rumah sakit ini kurang dari angka yang dilaporkan untuk pasien virus korona yang lebih tua, itu menggandakan angka kematian untuk orang dewasa muda dengan infark miokard akut atau serangan jantung.

“Mengingat tingkat infeksi COVID-19 yang meningkat tajam pada orang dewasa muda, temuan ini menggarisbawahi pentingnya tindakan pencegahan infeksi pada kelompok usia ini,” penulis penelitian menulis.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh, Ahli Virologi China Klaim Virus Corona Dibuat di Lab di Wuhan

Heboh, Ahli Virologi China Klaim Virus Corona Dibuat di Lab di Wuhan

Health | Senin, 14 September 2020 | 16:20 WIB

Waspada! Virus Corona Bertahan Hidup di Salmon Dingin 8 Hari

Waspada! Virus Corona Bertahan Hidup di Salmon Dingin 8 Hari

Tekno | Senin, 14 September 2020 | 11:30 WIB

Bicara Pelan Bisa Turunkan Risiko Penularan Virus Corona, Ini Alasannya!

Bicara Pelan Bisa Turunkan Risiko Penularan Virus Corona, Ini Alasannya!

Health | Minggu, 13 September 2020 | 17:52 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×