Ari Lasso Dirawat karena Sakit Punggung, Ketahui Gejala dan Faktor Risiko

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 17 September 2020 | 13:46 WIB
Ari Lasso Dirawat karena Sakit Punggung, Ketahui Gejala dan Faktor Risiko
Ari Lasso. (Suara.com/Kintan Sekarwangi)

Suara.com - Penyanyi Ari Lasso mnedadak menjalani perawatan di rumah ssakit karena sakit punggungnya kambuh lagi. Ari Lasso pun menceritakan tentang kondisinya melalui unggahan Instagram.

"KO backpain kambuh. Untung baru beberapa hari lalu Swab test, jadi langsung dapat kamar. Aman dan terkendali," tulis Ari Lasso pada salah satu unggahannya.

Sakit punggung adalah kondisi yang bisa membuat seseorang tidak nyaman dan melemahkan. Kondisi ini bisa menyerang orang dari segala usia dengan penyebab berbeda.

Seiring bertambahnya usia, kemungkinan mengembangkan nyeri punggung bawah meningkat karena faktor-faktor, seperti pekerjaan dan penyakit cakram degeneratif.

Gejala utama sakit punggung adalah rasa nyeri di punggung dan terkadang sampai area bokong serta kaki. Beberapa masalah punggung bisa menyebabkan rasa sakit di bagian tubuh lain, tergantung pada saraf yang terkena.

Ari Lasso dilarikan ke rumah sakit [Instagram]
Ari Lasso dilarikan ke rumah sakit [Instagram]

Gejala sakit punggung

Nyeri punggung sering kali hilang tanpa pengobatan. Tapi dilansir dari Medical News Today, orang dengan sakit punggung bisa mengalami gejala-gejala berikut ini:

  1. Penurunan berat badan
  2. Demam
  3. Peradangan atau pembengkakan di punggung
  4. Nyeri punggung terus-menerus
  5. Sakit di kaki
  6. Inkontinensia urine dan tinja
  7. Kesulitan buang air kecil
  8. Mati rasa di sekitar alat kelamin, anus dan bokong

Faktor risiko

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami sakit punggung, seperti aktivitas pekerjaan, kehamilan, gaya hidup yang tidak bergerak, usia lebih tua, obesitas, merokok, latihan fisik berat, genetik hingga kondisi medis seperti radang sendi.

baca juga

Sakit punggung bawah juga cenderung lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria, kemungkinan karena faktor hormon, seperti stres, kecemasan dan gangguan suasana hati.

Seseorang yang mengalami sakit punggung harus mencari bantuan medis segera, terutama ketika mengalami mati rasa atau kesemutan.

Anda juga perlu mewaspadai bila sakit punggung tidak membaik ketika istirahat, setelah cedera, mati rasa di kaki, demam, kelemahan dan penurunan berat badan.

Dokter biasanya bisa mendiagnosis sakit punggung setelah menanyakan gejala dan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyeri Punggung Kambuh Lagi, Ari Lasso Dilarikan ke Rumah Sakit

Nyeri Punggung Kambuh Lagi, Ari Lasso Dilarikan ke Rumah Sakit

Entertainment | Kamis, 17 September 2020 | 07:52 WIB

Ketahui Risiko Kesehatan yang Mengintai Jika Sering Pakai High Heels!

Ketahui Risiko Kesehatan yang Mengintai Jika Sering Pakai High Heels!

Jakarta | Rabu, 16 September 2020 | 17:23 WIB

Waspada, Nyeri Otot hingga Punggung Bisa Jadi Tanda Kekurangan Vitamin D

Waspada, Nyeri Otot hingga Punggung Bisa Jadi Tanda Kekurangan Vitamin D

Health | Rabu, 09 September 2020 | 20:29 WIB

Terkini

6 Sepatu Jalan Putih yang Tidak Gampang Kotor, Berbahan Kulit Sintetis

6 Sepatu Jalan Putih yang Tidak Gampang Kotor, Berbahan Kulit Sintetis

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 06:30 WIB

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

×