CDC Sebut Pakai Masker Lebih Aman daripada Vaksin Virus Corona Covid-19

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 19 September 2020 | 14:25 WIB
CDC Sebut Pakai Masker Lebih Aman daripada Vaksin Virus Corona Covid-19
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Saat ini, ahli di seluruh dunia sedang berusaha mengembangkan vaksin virus corona Covid-19 dan terus menguji keamanan serta kemanjurannya.

Namun, belakangan vaksin malah disebut bukan hal yang paling aman di tengah pandemi virus corona Covid-19. Apalagi, inokulasi global berskala luas akan membutuhkan waktu minimal dua hingga tiga tahun untuk menyelesaikannya.

Penemuan efek samping dan komplikasi, baik itu pada vaksin Oxford-AstraZeneca atau vaksin Rusia, hanya menambahkan ketakutan semua orang. Sebab, vaksin bukan taruhan yang aman di tengah pandemi virus corona sekarang.

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, jarak sosial, sanitasi, pemakaian masker dan tindakan pencegahan lainnya masih perlu dilakukan daripada bergantung pada vaksin yang dianggap bisa menghentikan pandemi.

Robert Redfield, Direktur CDC AS mengatakan, vaksin bisa memecahkan masalah pandemi virus corona ini sampai batas waktu tertentu. Sedangkan, pemakaian masker wajah jauh lebih baik dan menawarkan perlindungan lebih banyak.

Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)
Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)

Melihat tanggapan Robert terhadap beberapa kritik, itu seolah menunjukkan bahwa dunia melebih-lebihkan manfaat vaksin virus corona Covid-19.

"Kami memiliki bukti ilmiah yang jelas bahwa tindakan pencegahan atau perlindungan diri itu lebih baik dan bisa berhasil di tengah pandemi. Langkah itu adalah pertahanan terbaik kami," jelas Robert, dikutip dari Times of India.

Bahkan, Robert berani menjamin bahwa pemakaian masker jauh lebih efektif melindungi dirinya dari virus corona Covid-19 daripada vaksin.

Sementara itu, meskipun banyak ahli sudah memproduksi vaksin untuk virus corona Covid-19, temuan mereka belum tentu berhasil, efektif atau aman.

baca juga

Pertama, uji coba ekstensif diperlukan untuk memastikan tingkat kemanjuran vaksinnya. Tapi, sekarang ini langkah itu tidak dilakukan mengingat situasi yang sedang dihadapi.

Secara global, ada lebih dari 35 perusahaan yang terlibat dalam uji coba vaksin virus corona Covid-19 fase III. Tapi, belum ada vaksin yang sudah bisa diakes dengan efektif dan aman.

Sebab, proses sains memang membutuhkan waktu untuk bekerja dan dikaji. Bila prosesnya terlalu cepat seperti pembuatan vaksin untuk wabah virus corona ini, malah bisa membahayakan kesehatan hingga nyawa.

Karena itu, masker dan tindakan pencegahan lainnya disebut jauh lebih aman daripada menunggu atau bergantung pada vaksin virus corona Covid-19 yang masih belum tersedia.

Ilustrasi menggunakan masker di tempat umum.[Pexels/Anna Shvets]
Ilustrasi menggunakan masker di tempat umum.[Pexels/Anna Shvets]

Kenapa masker lebih aman dari vaksin?

Pada dasarnya, masker dan vaksin adalah dua hal berbeda dan punya cara kerja yang berbeda pula. Meskipun membandingkannya tidak masuk akal, menerapkan kebersihan masker bisa membantu mengendalikan pandemi.

Di sisi lain, vaksin awal kelak mungkin bukan pilihan yang paling aman. Penggunaannya pasti memiliki risiko efek samping ekstensif yang bisa memicu masalah kesehatan. Nah, masker yang sudah tersedia banyak sekarang ini jauh lebih aman tanpa efek samping.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Membuat Masker Bedak Marcks untuk Mengeringkan Jerawat

5 Cara Membuat Masker Bedak Marcks untuk Mengeringkan Jerawat

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Beda Masker Sariayu Beras Putih dan Merah: Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Beda Masker Sariayu Beras Putih dan Merah: Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Masker Sariayu Kacang Hijau untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Masker Sariayu Kacang Hijau untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Bagaimana Cara Mengunci Bedak Padat agar Tidak Luntur saat Pakai Masker? Ikuti 7 Tips Ini

Bagaimana Cara Mengunci Bedak Padat agar Tidak Luntur saat Pakai Masker? Ikuti 7 Tips Ini

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Kabut Asap Karhutla Tak Terkendali, Adaptasi Jadi Dalih Kegagalan Negara?

Kabut Asap Karhutla Tak Terkendali, Adaptasi Jadi Dalih Kegagalan Negara?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Karhutla Meluas ke 26 Provinsi, Cak Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih

Karhutla Meluas ke 26 Provinsi, Cak Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:47 WIB

5 Masker Wajah Alami untuk Memutihkan Kulit, Apa Saja Bahannya?

5 Masker Wajah Alami untuk Memutihkan Kulit, Apa Saja Bahannya?

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Takaran Air Mawar untuk Masker Organik Bubuk agar Tidak Terlalu Encer, Ini Cara Mencampurnya

Takaran Air Mawar untuk Masker Organik Bubuk agar Tidak Terlalu Encer, Ini Cara Mencampurnya

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Cara Memilih Masker Wajah Berdasarkan Jenis Kulit, Ketahui yang Paling Sesuai Kebutuhan

Cara Memilih Masker Wajah Berdasarkan Jenis Kulit, Ketahui yang Paling Sesuai Kebutuhan

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Terkini

ANTM Masih Kaji Rencana Buyback Saham

ANTM Masih Kaji Rencana Buyback Saham

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati

Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak

Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak

Bekaci | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:02 WIB

10 Website Freelancer Remote dengan Gaji Dolar, Bisa Dilamar Tanpa Syarat Ijazah

10 Website Freelancer Remote dengan Gaji Dolar, Bisa Dilamar Tanpa Syarat Ijazah

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung

Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:54 WIB

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Begini Kinerja IHSG Selama Sepekan, Setelah BEI Tendang Saham HSC

Begini Kinerja IHSG Selama Sepekan, Setelah BEI Tendang Saham HSC

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:48 WIB

BNPB Geser Armada Pemadam Karhutla dari Kalimantan ke Jawa Timur, Ini Alasannya

BNPB Geser Armada Pemadam Karhutla dari Kalimantan ke Jawa Timur, Ini Alasannya

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:38 WIB

×