Deteksi Demensia Alzheimer Bisa Dari Usia Muda, Begini Caranya

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 20 September 2020 | 17:50 WIB
Deteksi Demensia Alzheimer Bisa Dari Usia Muda, Begini Caranya
Ilustrasi perempuan dementia. (Shutterstock)

Suara.com - Gejala demensia alzheimer terutama pada orang tua seringkali tidak terkenali dengan baik. Hal ini lantaran, gejalanya mirip dengan kondisi lupa pada umumnya.

Ketua umum Persatuan dokter saraf Indonesia (Perdossi) dr. Dodik Tugasworo Sp.S (K) menyampaikan, alzheimer memang umum terjadi pada orang lanjut usia. Tapi gejalanya bisa terjadi sejak usia produktif.

"Demensia adalah penyakit penurunan fungsi otak secara signifikan. Meskipun di Indonesia kebanyakan dialami usia lanjut tapi saat ini usia produktif juga sudah ada tanda-tanda terkena demensia," kata Dodik dalam pembukaan webinar Festival Bulan Alzheimer Sedunia, Minggu (20/9/2020).

Kebiasaan lupa atau pikun terutama pada lansia, seringkali dianggap sesuatu yang wajar. Menurut Dodik, pemikiran itu justru bisa menimbulkan stigma buruk terhadap diagnosis dan perawatan pasien alzheimer.

Ilustrasi (shutterstock)
Ilustrasi demensia (shutterstock)

Hal serupa juga disampaikan dokter spesialis saraf dr. Sri Budhi Rianawati Sp.S (K). Ia menegaskan bahwa pikun bukan hal yang normal dalam proses penuaan tubuh manusia.

"Jangan pernah mengatakan lagi 'saya lupa wajar karena sudah lansia'. Jangan ada statement itu lagi. Pikun bukan hal wajar dalam proses penuaan," kata Sri.

Ia mengatakan, prevalensi di dunia ada sekutar 59 juta orang mengalami demensia. Sri menjelaskan bahwa demensia atau penurunan fungsi otak itu terdapat beberapa jenis. Kebanyakan orang di dunia mengalami demensia alzheimer.

"Paling banyak pengidap alzheimer sekitar 60-70 persen. Jadi antara demensia dan alzheimer itu berbeda," jelasnya.

Sri menyampaikan, penelitian memperkirakan pada 2050, pengidap demensia di dunia akan melonjak hingga 131 juta orang. Di mana setiap tiga detiknya akan bertambah kasus demensia. Meski begitu, menurutnya demensia sebenarnya bisa dicegah.

baca juga

Deteksi dini terhadap demensia alzheimer bahkan dilakukan dari rumah dengan melakukan pemeriksaan mandiri melalui aplikasi 'EMS Sahabat Kesehatan Otak Keluarga'. Aplikasi itu dicanangkan oleh Perdossi bersama PT EISAI Indonesia dalam mengatasi permasalahan demensia di Indonesia.

"Aplikasi E-Memory Screening (EMS), dengan tata kelola informasi baik harapannya masyarakat mengerti bahwa pikun menjadi gejala dini demensia. Stigma di masyarakat Indonesia pikun wajar apalagi untuk usia tua," kata dokter spesialis saraf dr. Pukovisa Prawiroharjo, Sp.S (K).

Ia menjelaskan, pada aplikasi itu terdapat fitus artikel yang membahas segala hal tentang demensia. Juga fitur tes screening untuk menentukan apakah seseorang telah mengalami demensia atau belum.

Pada fitur tes itu, pengguna akan diminta mengisi kolom nama dan tahun lahir. Lalu menjawab delapan pertanyaan mengenai gejala atau tanda demensia.

"Kalau skornya dua ke atas akan disarankan untuk lakukan pemeriksaan ke dokter," kata Pukovisa.

Ia menambahkan, aplikasi EMS juga akan memberikan rekomendasi dokter dan rumah sakit yang jaraknya sekitar 50 km dari pengguna. Aplikasi itu bisa diunduh pada playstore maupun appstore.

Ketua Perdossi Dodik berharap dengan adanya aplikasi tersebut dapat meningkatkan informasi masyarakat terhadap demensia alzheimer.  

"Melalui Aplikasi EMS ini kami berharap semakin banyak masyarakat yang mengetahui gejala awal Demensia Alzheimer dan juga tahu bagaimana penanganannya," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masa Kesuburan yang Lama Menempatkan Wanita pada Risiko Demensia

Masa Kesuburan yang Lama Menempatkan Wanita pada Risiko Demensia

Health | Minggu, 20 September 2020 | 08:48 WIB

Frekuensi Makan Berpengaruh pada Kesehatan dan Usia Harapan Hidup, Lho

Frekuensi Makan Berpengaruh pada Kesehatan dan Usia Harapan Hidup, Lho

Health | Kamis, 17 September 2020 | 11:49 WIB

Studi: Orang dengan PTSD Dua Kali Lebih Berisiko Kena Demensia

Studi: Orang dengan PTSD Dua Kali Lebih Berisiko Kena Demensia

Health | Kamis, 17 September 2020 | 10:50 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×