Masa Kesuburan yang Lama Menempatkan Wanita pada Risiko Demensia

Yasinta Rahmawati

Minggu, 20 September 2020 | 08:48 WIB
Masa Kesuburan yang Lama Menempatkan Wanita pada Risiko Demensia
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru menemukan, wanita yang memiliki periode kesuburan atau menstruasi yang lebih lama memiliki risiko lebih tinggi mengalami demensia ketika bertambah tua.

Dilansir dari Independent, para peneliti di University of Gothenburg di Swedia pun mengatakan temuan ini menjelaskan mengapa wanita berisiko lebih besar terkena demensia ketimbang pria.

Hingga kini dilaporkan lebih banyak wanita terkena demensia daripada pria, dengan wanita yang menderita demensia melebihi jumlah pria. Perbandingannya dua banding satu di seluruh dunia. Di Inggris, sekitar 61 persen penderita demensia adalah perempuan, sementara 39 persen adalah laki-laki.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Alzheimer's & Dementia tersebut mengamati 1.364 wanita. Peneliti menemukan risiko demensia dan penyakit Alzheimer meningkat secara berturut-turut untuk setiap tahun tambahan wanita tetap subur.

Ilustrasi perempuan demensia. [Shutterstock]
Ilustrasi perempuan demensia. [Shutterstock]

Dalam studi itu, para peneliti menemukan 16 persen wanita dengan periode reproduksi yang lebih pendek (33 tahun atau kurang ) berkembang menjadi demensia. Sementara di antara wanita yang subur untuk periode yang lebih lama (38 tahun atau lebih), sebanyak 24 persen mengalami demensia.

Jenna Najar, seorang dokter medis yang bekerja di Center for Aging and Health di University of Gothenburg, mengatakan temuan ini menjelaskan mengapa wanita memiliki risiko lebih tinggi terkena demensia dan penyakit Alzheimer daripada pria setelah usia 85 tahun.

Selain itu, temuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan lebih lanjut untuk hipotesis bahwa estrogen memengaruhi risiko demensia pada wanita.

Peneliti menjadi memiliki akses ke informasi tentang beberapa kejadian dalam kehidupan seorang wanita yang dapat mempengaruhi tingkat estrogennya, contohnya adalah kehamilan, kelahiran, dan menyusui.

"Hamil sangat meningkatkan kadar estrogen, kemudian menurun begitu bayi lahir, dan jika wanita menyusui, tingkatnya turun ke tingkat yang sangat rendah. Semakin banyak indikator yang kami tangkap, semakin andal hasil kami," ujar Jenna Najar.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Orang dengan PTSD Dua Kali Lebih Berisiko Kena Demensia

Studi: Orang dengan PTSD Dua Kali Lebih Berisiko Kena Demensia

Health | Kamis, 17 September 2020 | 10:50 WIB

Wajib Tahu, Ini Tips Merawat Orang Dengan Demensia

Wajib Tahu, Ini Tips Merawat Orang Dengan Demensia

Health | Selasa, 15 September 2020 | 07:15 WIB

Tidur Malam Nyenyak Bisa Cegah Demensia, Begini Hubungannya

Tidur Malam Nyenyak Bisa Cegah Demensia, Begini Hubungannya

Health | Senin, 14 September 2020 | 11:22 WIB

Terkini

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Aaliyah Massaid Punya Kebiasaan Bersihkan Wajah Sebelum Bertemu Anak

Aaliyah Massaid Punya Kebiasaan Bersihkan Wajah Sebelum Bertemu Anak

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Kalbar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:24 WIB

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:06 WIB

×