Covid-19 Anak Lebih Ringan daripada Orang Dewasa, Studi Ungkap Alasannya

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 22 September 2020 | 18:16 WIB
Covid-19 Anak Lebih Ringan daripada Orang Dewasa, Studi Ungkap Alasannya
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi membandingkan sistem kekebalan antara anak-anak dan orang dewasa terkait dengan Covid-19. Hal ini yang kemudian bisa mendeteksi mengapa anak-anak cenderung mengalami gejala yang lebih ringan. 

Melansir dari Medical Xpress, studi ini dipublikasikan di Science Translational Medicine yang disusun oleh para ilmuwan dari Fakultas Kedokteran Albert Einstein, Rumah Sakit Anak di Montefiore (CHAM), dan Universitas Yale.

Studi tersebut melibatkan 60 pasien Covid-19 dewasa dan 65 pasien Covid-19 anak di bawah usia 24 tahun yang dirawat di CHAM. Hasilnya, 22 pasien dewasa atau 37 persen membutuhkan ventilasi mekanis dibandingkan dengan hanya lima atau 8 persen pasien anak. 

Selain itu, 17 orang dewasa atau 28 persen meninggal di rumah sakit dibandingkan dengan dua atau 3 persen pasien anak. 

"Temuan kami menunjukkan bahwa anak-anak dengan Covid-19 lebih baik daripada orang dewasa karena kekebalan bawaan mereka yang lebih kuat melindungi dari SARS-CoV-2, virus corona penyebab Covid-19," kata rekan penulis senior Betsy Herold, MD, kepala bidang infeksi.

Manusia memiliki dua jenis kekebalan, yakni bawaan dan adaptif. Kekebalan bawaan adalah sel-sel kekebalan yang merespons dengan cepat segala jenis patogen, kekebalan ini lebih kuat selama masa kanak-kanak.

Ilustrasi anak memakai masker. (Pixabay)
Ilustrasi anak memakai masker. (Pixabay)

Sementara kekebalan adaptif adalah jenis respons imun kedua yang lebih spesifik dan menonjolkan antibodi serta sel imun yang menargetkan virus atau mikroba.

Dibandingkan dengan pasien dewasa, pasien Covid-19 anak memiliki respons imun bawaan yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa respons bawaan yang lebih kuat pada anak-anak yatanya melindungi mereka untuk mengembangkan sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS) akibat Covid-19. 

Sementara pada pasien dewasa yang meninggal atau memerlukan ventilasi mekanis malah mengalami respon kekebalan yang lebih kuat. "Hasil ini menunjukkan bahwa penyakit Covid-19 yang lebih parah pada orang dewasa bukan disebabkan oleh kegagalan kekebalan adaptif mereka untuk meningkatkan respons sel-T atau antibodi," kata Dr. K. Herold. 

baca juga

"Sebaliknya, pasien dewasa menanggapi infeksi virus corona dengan respons imun adaptif yang terlalu kuat sehingga dapat meningkatkan peradangan seperti ARDS," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Covid-19, Bayar Pajak STNK di Jakarta Bisa Lewat Aplikasi Si Ondel

Cegah Covid-19, Bayar Pajak STNK di Jakarta Bisa Lewat Aplikasi Si Ondel

News | Selasa, 22 September 2020 | 17:44 WIB

Setelah China, Indonesia Juga Akan Uji Klinis Vaksin COVID-19 dari Korea

Setelah China, Indonesia Juga Akan Uji Klinis Vaksin COVID-19 dari Korea

Health | Selasa, 22 September 2020 | 17:36 WIB

Sri Mulyani Ingin BMN Dipakai sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Sri Mulyani Ingin BMN Dipakai sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Bisnis | Selasa, 22 September 2020 | 17:35 WIB

Terkini

4 Cara Membedakan Telur Omega dan Telur Biasa agar Tidak Salah Beli

4 Cara Membedakan Telur Omega dan Telur Biasa agar Tidak Salah Beli

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:23 WIB

Sinopsis The Winner, Dracin Terbaru Tian Xi Wei dan Wei Da Xun di Youku

Sinopsis The Winner, Dracin Terbaru Tian Xi Wei dan Wei Da Xun di Youku

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:20 WIB

Intermittent Fasting Makin Booming, Baik atau Sekedar Gimik?

Intermittent Fasting Makin Booming, Baik atau Sekedar Gimik?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:20 WIB

2 Korban Kapal Virgo Transport 8 Aldo dan Bagus Ditemukan Meninggal, Keluarga Siapkan Pemakaman

2 Korban Kapal Virgo Transport 8 Aldo dan Bagus Ditemukan Meninggal, Keluarga Siapkan Pemakaman

Surakarta | Rabu, 23 September 2026 | 14:18 WIB

Sengkarut Syarat Ijazah Diuji Lagi di MK, Bisakah Gibran Didiskualifikasi?

Sengkarut Syarat Ijazah Diuji Lagi di MK, Bisakah Gibran Didiskualifikasi?

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:18 WIB

BMKG Wanti-wanti Warga Riau, Habis Karhutla 'Terbitlah' Cuaca Ekstrem

BMKG Wanti-wanti Warga Riau, Habis Karhutla 'Terbitlah' Cuaca Ekstrem

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 14:17 WIB

Cara Membersihkan Hair Dryer dengan Mudah, Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah

Cara Membersihkan Hair Dryer dengan Mudah, Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:15 WIB

Kerja Keras Tak Lagi Cukup: Gen Z Mulai Melihat Kemiskinan secara Sistemik?

Kerja Keras Tak Lagi Cukup: Gen Z Mulai Melihat Kemiskinan secara Sistemik?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:10 WIB

Vakum 8 Tahun, Lee Chang Dong Garap Film Baru Berjudul Possible Love

Vakum 8 Tahun, Lee Chang Dong Garap Film Baru Berjudul Possible Love

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:08 WIB

Tren Mobil Keluarga Bergeser, Kia Carens Tawarkan Fleksibilitas dan Desain Modern

Tren Mobil Keluarga Bergeser, Kia Carens Tawarkan Fleksibilitas dan Desain Modern

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 14:05 WIB

×