Kena Flu Sekaligus Virus Corona Covid-19, Risiko Kematian Bisa Meningkat

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 23 September 2020 | 15:35 WIB
Kena Flu Sekaligus Virus Corona Covid-19, Risiko Kematian Bisa Meningkat
Gejala Flu dan Pilek. (Shutterstock)

Suara.com - Terinfeksi virus corona Covid-19 sekaligus menderita flu musiman bisa meningkatkan risiko kematian hingga dua kali lipat.

Sebelumnya, infeksi virus corona Covid-19 diprediksi lebih parah dan agresif ketika memasuki musim dingin dan bersamaan dengan flu musiman.

Kini, penelitian dari Kesehatan Masyarakat Inggris menemukan sakit flu biasa ketika musim dingin bersamaan dengan serangan virus corona Covid-19 bisa memicu kondisi yang lebih buruk.

Pasien dengan dua penyakit itu bisa 2,27 kali lebih mungkin meninggal dunia dibandingkan meraka yang hanya terinfeksi virus corona Covid-19.

Selain itu, mereka juga lebih berisiko membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit. Karena itu, perlu melindungi semua orang dari ancaman flu musiman sekaligus virus corona.

Ilustrasi menderita flu, pilek dan batuk. (Shutterstock)
Ilustrasi menderita flu, pilek dan batuk. (Shutterstock)

Yvonne Doyle, direktur medis di Public Health England, telah memperingatkan seseorang berada dalam kondisi serius dan berbahaya bila menderita kondisi keduanya, flu musim dan infeksi virus corona.

"Orang yang paling mungkin terkena kedua infeksi ini adalah orang yang paling tidak mampu membeli vaksin flu," jelas Yvonne Doyle dikutip dari The Sun.

Menurut Yvonne Doyle, sangat berbahaya bila seseorang mengganggap influenza sebagai flu biasa. Karena, penyakit flu ini bisa menjadi serius, membutuhkan rawat inap, menyebabkan cacat permanen hingga kematian.

Dalam kondisi sekarang ini, vaksin flu sangatlah penting untuk membantu mengurangi penularan flu dan melindungi diri dari serangan ganda, yakni flu dan virus corona Covid-19.

baca juga

Para ahli telah menemukan 58 kasus pasien dengan kedua penyakit itu, flu dan virus corona Covid-19 memiliki risiko kematian 43 persen lebih tinggi.

Sisi positifnya, ahli juga menemukan pasien flu 68 persen lebih kecil kemungkinannya tertular virus corona Covid-19 daripada populasi umum.

Para ahli berpikir hal itu bisa terjadi karena kedua virus bersaing untuk menginfeksi bagian tubuh yang sama dan saling mendorong keluar.

Teori lainnya adalah sistem kekebalan tubuh seseorang menjadi lebih prima terhadap semua serangan penyakit. Ketika seseorang jatuh sakit, maka kekebalan tubuhnya lebih baik melawan infeksi virus baru.

"Kini ada beberapa bukti infeksi virus corona Covid-19 yang bersamaan dengan influenza bisa memicu kondisi yang lebih buruk. Sehingga vaksin adalah cara terbaik untuk melindungi diri supaya tidak terserang flu, terutama pada kelompok yang rentan," jelas Profesor Jonathan Van-Tam, wakil kepala petugas medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simak! Tiga Cara Membedakan Gejala Covid-19 dan Gejala Flu Biasa

Simak! Tiga Cara Membedakan Gejala Covid-19 dan Gejala Flu Biasa

Jatim | Selasa, 22 September 2020 | 19:40 WIB

Kenapa Flu Lebih Rentan Terjadi selama Musim Dingin? Ketahui Sebabnya

Kenapa Flu Lebih Rentan Terjadi selama Musim Dingin? Ketahui Sebabnya

Health | Rabu, 23 September 2020 | 08:00 WIB

Makan Sayuran Fermentasi Mampu Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Kok Bisa?

Makan Sayuran Fermentasi Mampu Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Kok Bisa?

Health | Selasa, 22 September 2020 | 18:58 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB