Benarkah Kopi Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Kata Dokter

Bimo Aria Fundrika, Luthfi Khairul Fikri

Selasa, 29 September 2020 | 19:05 WIB
Benarkah Kopi Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Kata Dokter
Ilustrasi kopi. (Shutterstock)

Suara.com - Kopi menjadi salah satu minuman favorit masyarakat Indonesia. Bahkan, peredaran warung kopi telah banyak menjamur. 

Kian dekatnya kopi dengan keseharian membuat orang berpikir tentang dampaknya bagi tubuh.

Di satu sisi, beberapa riset menyebut kafein pada kopi memberikan aneka manfaat kesehatan untuk rambut dan kulit. 

Namun, ada juga yang menganggap kafein ini tidak baik buat kesehatan terutama jantung.

Ilustrasi serangan jantung, dada sesak, nyeri dada. (Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung, dada sesak, nyeri dada. (Shutterstock)

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Eka Hospital BSD, dr Daniel Tanubudi, Sp.JP, FIHA mengatakan kafein memang bisa mengakibatkan seseorang pengidap penyakit jantung bila dikonsumsi berlebihan dan menggunakan gula, serta susu.

“Lebih bagus lagi jika biji kopi arabika, dan ini tanpa banyak bahan campuran. Kopi dengan banyak tambahan itu biasanya berkualitas kurang baik,” ujar dr Daniel saat melakukan live Instagram Eka Hospital bersama komedian Marshel Widianto, Selasa (29/09/2020).

Tak hanya itu, peminum kopi juga perlu memperhatikan porsi. Segala sesuatu yang berlebihan pasti tidak bermanfaat. 

Kelebihan kopi berarti kelebihan asupan kafein, yang mungkin menyebabkan jantung berdebar-debar.

Namun demikian, ia tak memungkiri biji kopi sendiri sejatinya menyehatkan karena mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan, dan kopi sebenarnya tidak membahayakan kesehatan.

baca juga

“Sebenarnya kopi aman untuk jantung, namun 'teman' minum kopi nya ini seperti gula, cream susu berlebihan, rokok dan gorengan akan lebih menambah membahayakan kesehatan setiap orang,” jelasnya.

Dia juga menyarankan kepada pasien penyakit jantung jika ingin mengonsumsi kopi itu perlu berkonsultasi lebih dulu dengan dokter. Karena kopi itu menaikkan heart rate, jadi bagi pasien penyakit jantung dengan heart rate harus menjaga jaga agar tetap rendah.

“Mereka (pasien penyakit jantung) sebaiknya menghindari kopi, tapi memang sebenarnya lagi-lagi saya sampaikan kopi aman untuk jantung, asal harus diperhatikan minum kopi sambil makan apa dan tidak berlebihan saat dikonsumsi,” tutur dr Daniel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Dilakukan Rutin, Simak 5 Tips Jaga Kesehatan Jantung

Bisa Dilakukan Rutin, Simak 5 Tips Jaga Kesehatan Jantung

Health | Selasa, 29 September 2020 | 16:54 WIB

Peringatan Serangan Jantung yang Jarang Orang Perhatikan

Peringatan Serangan Jantung yang Jarang Orang Perhatikan

Health | Selasa, 29 September 2020 | 16:15 WIB

Wajib Tahu, Ini Beda Sesak Napas Pasien Covid-19 dan Penyakit Jantung

Wajib Tahu, Ini Beda Sesak Napas Pasien Covid-19 dan Penyakit Jantung

Health | Selasa, 29 September 2020 | 15:43 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×