Waspada, Keseringan Menahan Kencing Bisa Berbahaya bagi Kesehatan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 30 September 2020 | 08:19 WIB
Waspada, Keseringan Menahan Kencing Bisa Berbahaya bagi Kesehatan
Ilustrasi menahan pipis (buang air kecil) atau nyeri haid. (Shutterstock)

Suara.com - Saat ingin kencing namun malas untuk ke kamar mandi atau kesulitan menemukan kamar mandi, maka hal yang paling sering dilakukan adalah menahannya. Padahal menahan kencing tak ada baiknya untuk kesehatan Anda.  

Melansir dari Times of India, kandung kemih manusia dapat menampung sekitar 2 cangkir urine sebelum dianggap penuh. Tubuh kita membutuhkan 9 hingga 10 jam untuk menghasilkan urine dalam jumlah banyak. 

Saat ingin kencing, kandung kemih mengirimkan sinyal ke otak bahwa ia telah penuh dan butuh segera dikeluarkan. Oleh karena itu, saat Anda menahan buang air kecil, kandung kemih akan meregang untuk menahan lebih banyak cairan. Menahan kencing ini akhirnya dapat membahayakan organ dan memicu masalah yang serius.

Menahan buang air kecil sekali memang tidak berbahaya. Tetapi jika sering dilakukan, maka dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan terkait kandung kemih. Masalah kesehatan paling umum yang disebabkan oleh menahan kencing adalah Infeksi Saluran Kemih (ISK). 

Jenis infeksi ini menyebabkan iritasi pada kandung kemih dan meningkatkan frekuensi buang air kecil. ISK lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria.

Ilustrasi buang air kecil

Menahan kencing juga dapat menurunkan sensitivitas reseptor yang ada di dinding kandung kemih dan seiring waktu Anda dapat mengembangkan inkontinensia urine

Inkontinensia urine adalah kondisi di mana kandung kemih kehilangan kendali dan terkadang menyebabkan kebocoran urine, terutama saat batuk, bersin, atau saat Anda ingin buang air kecil.

Menahan buang air kecil lebih dari 10 jam juga dapat menyebabkan retensi urin. Dalam hal ini, kandung kemih Anda menjadi tidak bisa rileks dan sulit buang air kecil.

Mengutip dari Hello Sehat, terlalu sering menahan kencing juga bisa meningkatkan risiko batu gijal. Sebab, saat terlalu sering menahan kencing, kandungan mineral dan garam pada urine bisa meningkatkan ukuran batu ginjal.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Sering Menahan Pipis? Baca Ini Agar Tahu Akibat Setelahnya

Masih Sering Menahan Pipis? Baca Ini Agar Tahu Akibat Setelahnya

Health | Selasa, 30 Juli 2019 | 13:10 WIB

Sering Menahan Kencing, Benarkah Bisa Picu Batu Ginjal?

Sering Menahan Kencing, Benarkah Bisa Picu Batu Ginjal?

Health | Jum'at, 22 Februari 2019 | 20:55 WIB

Suka Menahan Kencing? Ternyata Ada Manfaatnya Juga, Lho

Suka Menahan Kencing? Ternyata Ada Manfaatnya Juga, Lho

Health | Selasa, 25 Desember 2018 | 13:20 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×