Ahli Inggris: Kalahkan Corona, Flu dan Pneumonia 10 Kali Lebih Mematikan!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 30 September 2020 | 14:37 WIB
Ahli Inggris: Kalahkan Corona, Flu dan Pneumonia 10 Kali Lebih Mematikan!
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Saat ini virus corona Covid-19 dianggap sebagai penyakit mematikan yang sudah menewaskan 1 juta orang di dunia. Tapi, data statistik menunjukkan flu dan pneumonia justru 10 kali lebih mematikan daripada virus corona Covid-19.

Melansir The Sun, Selasa (29/9/2020), saat ini sudah minggu ke-14 yang mana penyakit musiman ketika cuaca dingin sudah merenggut lebih banyak nyawa daripada virus corona Covid-19 di Inggris dan Wales.

Kantor Statistik Nasional mengatakan bahwa 14 persen kasus kematian yang tercatat hingga 18 September 2020 disebabkan oleh flu dan pneumonia, bukan virus corona.

Perbandingannya, virus corona Covid-19 menyumbang 1,5 persen dari semua total kematian yang mencapai 139. Tapi, jumlah kematian akibat penyakit mematikan itu selalu meningkat setiap minggunya.

Hasil data tersebut adalah kenaikan kasus kematian mingguan kedua secara berturut-turut, yang mana jumlah kematian akibat virus corona naik 40,4 persen dari 99 kematian yang tercatat pada minggu sebelumnya.

Ilustrasi virus covid 19. Di Sumsel, dua daerah masih ditetapkan sebagai zona merah penyebaran virus ini.
Ilustrasi virus covid 19. Di Sumsel, dua daerah masih ditetapkan sebagai zona merah penyebaran virus ini.

Karena, minggu sebelumnya yang berakhir pada 4 September 2020, jumlah kematiannya sempat turun di bawah 100 untuk pertama kali sejak awal masa isolasi mandiri diberlakukan, tepatnya 78 kasus kematian.

Kantor statistik itu mengatakan kematian yang terdaftar akibat virus corona Covid-19 meningkat di 6 dari 9 wilayah Inggris setiap pekannya.

Mulai Inggris barat laut yang selalu naik 9 kasus, West Midlands yang naik 8 kasus, London yang naik 7 kasus, Yorkshire & the Humber yang naik 7 kasus, Inggris timur laut yang naik 5 kasus dan East Midlands yang naik 4 kasus dari total kasus sebelumnya.

Sedangkan dua wilayah, Inggris tenggara dan Inggris utara total kasusnya selalu mengalami penurunan sebanyak 1-2 kasus setiap minggunya.

baca juga

Secara keseluruhan di Inggris, 158 kematian yang terdaftar setiap pekannya hingga 18 September 2020 disebabkan oleh virus corona. Total kematiannya selalu mengalami peningkatan sebanyak 48 kasus setiap minggunya.

Rilis tersebut menunjukkan bahwa hampir 57.900 kematian yang disebabkan virus corona Covid-19 sudah terdaftar di Inggris. Lalu, sekitar 52.717 kematian akibat virus corona telah terjadi Inggris dan Wales.

Para ahli mengatakan meskipun peningkatan kematian ini mengkhawatirkan. Tapi, polanya sekarang ini tidak mengkhawatirkan seperti awal pandemi virus corona Covid-19.

"Menurut saya angka-angka ini belum terlalu mengkhawatirkan. Karena, angka kematian minggu terkait virus corona lebih tinggi daripada tingkat kasus hingga akhir Juli atau awal Agustus 2020. Jadi, angka ini sama sekali bukan lonjakan besar dari kematian akibat virus corona," jelas Profe Kevin McConway, seorang ahli statistik di The Open dikutip dari The Sun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Virus Corona, Jangan Lupa Pakai Masker saat di Toilet Umum!

Cegah Virus Corona, Jangan Lupa Pakai Masker saat di Toilet Umum!

Health | Rabu, 30 September 2020 | 13:41 WIB

Kabar Buruk, Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Bekasi Sudah Penuh

Kabar Buruk, Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Bekasi Sudah Penuh

Jabar | Rabu, 30 September 2020 | 11:26 WIB

Jokowi ke Pedagang: Jangan Sampai Tutup, Bakal Lebih Sulit Lagi Memulainya

Jokowi ke Pedagang: Jangan Sampai Tutup, Bakal Lebih Sulit Lagi Memulainya

News | Selasa, 29 September 2020 | 18:11 WIB

Terkini

RAPBN 2027: Pemerintah-DPR Sepakat Naikkan Anggaran Belanja Negara, Target Pajak Ikut Melonjak

RAPBN 2027: Pemerintah-DPR Sepakat Naikkan Anggaran Belanja Negara, Target Pajak Ikut Melonjak

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:37 WIB

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:33 WIB

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:29 WIB

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:27 WIB

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:25 WIB

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:20 WIB

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:18 WIB

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 12:16 WIB

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:13 WIB

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

×