Hari Vegetarian Dunia, Ketahui Kerugian dan Kelebihan Pola Makan Ini!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 01 Oktober 2020 | 14:14 WIB
Hari Vegetarian Dunia, Ketahui Kerugian dan Kelebihan Pola Makan Ini!
Ilustrasi vegetarian, salad sayur (Pixabay/Sponchia)

Suara.com - Hari Vegetarian Dunia selalu bertepatan pada tanggal 1 Oktober, biasanya dirayakan oleh orang-orang yang menjalani pola makan tanpa daging.

Pola makan vegetarian ini dianggap sangat baik untuk kesehatan, tetapi juga ada efek buruknya. Seseorang yang menjalani diet vegetarian dipercaya memiliki risiko stroke lebih tinggi daripada pemakan daging.

Karena itu dilansir dari WebMD, Anda perlu mengetahui kelebihan dan kerugian menjalani pola makan vegetarian.

Kerugian

1. Risiko stroke

Peneliti Inggris mengikuti lebih dari 48 ribu pria dan wanita tanpa riwayat penyakit jantung atau stroke selama 18 tahun. Hasilnya, orang vegetarian memiliki risiko penyakit jantung 13 persen lebih rendah dan tingkat stroke 20 persen lebih tinggi.

Studi oleh Liz Weinandy, ahli diet terdaftar di The Ohio State University Wexner Medical Center menemukan adanya kemungkinan diet vegetarian tidak menurunkan risiko stroke secara keseluruhan.

Ilustrasi vegetarian (Pixabay.unijewels)
Ilustrasi vegetarian (Pixabay.unijewels)

2. Kesehatan otak

Ahli lain mengatakan pola makan vegetarian bisa menyebabkan krisis kolin, yakni nutrisi penting untuk kesehatan otak dan fungsi lainnya. Biasanya nutrisi ini ditemukan dalam daging dan unggas.

baca juga

3. Rambut rontok

Kekurangan protein yang parah akibat diet vegetarian bisa menyebabkan kerontokan rambut. Karena, daging mengandung zat besi, vitamin B dan seng yang penting untuk pertumbuhan rambut.

Sedangkan, zat besi dalam kacang dan sayuran lebih sulit terserap. Sehingga orang yang menjalani diet vegetarian harus berhati-hati bila kekurangan zat besi.

4. Masalah suasana hati

Beberapa penelitian menemukan makan tanpa daging meningkatkan suasana hati, tetapi ada pula yang menemukan fakta sebaliknya. Bahkan penelitian terhadap 400 wanita menemukan vegetarian salah satu faktor yang meningkatkan risiko depresi.

sayuran, vegetarian (Pixabay/congerdesign)
sayuran, vegetarian (Pixabay/congerdesign)

Kelebihan

1. Kesehatan jantung

Orang yang menjalani pola makan nabati lebih sehat seperti bij-bijian memiliki risiko penyakit jantung 25 persen lebih rendah. Sedangkan, mereka yang mengonsusmi makanan nabati tidak sehat seperti produk hewani memiliki risiko penyakit jantung 32 persen lebih tinggi.

2. Diabetes

Beberapa penelitian menemukan bahwa vegetarian 2 kali lebih kecil kemungkinannya menderita diabetes tipe 2 dibandingkan non-vegetarian. Karena, orang yang menjalani diet vegetarian memiliki kadar gula darah yang lebih baik dan penurunan berat badan yang lebih banyak.

Selain itu, diet dengan mengonsumsi makanan nabati sehat bisa menurunkan risiko diabetes sebesar 34 persen. Sedangkan, konsumsi makanan nabati kurang sehat meningkatkan risiko diabetes sebesar 16 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Hari Vegetarian Dunia, Sebulan Tanpa Makan Produk Hewani

Sejarah Hari Vegetarian Dunia, Sebulan Tanpa Makan Produk Hewani

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2020 | 09:32 WIB

Kurangi Konsumsi Daging, Tren Gaya Hidup Vegetarian di Jerman Kian Populer

Kurangi Konsumsi Daging, Tren Gaya Hidup Vegetarian di Jerman Kian Populer

Video | Sabtu, 26 September 2020 | 12:00 WIB

Termasuk Hepatitis A, Waspadai 4 Penyakit akibat Banjir Bandang

Termasuk Hepatitis A, Waspadai 4 Penyakit akibat Banjir Bandang

Health | Jum'at, 25 September 2020 | 08:58 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×